Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tamparan Luis Enrique ke Joao Pedro Panaskan Duel PSG vs Chelsea di Liga Champions

Marthadi • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:07 WIB

João Pedro (kiri) menjadi pusat keributan yang melibatkan pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, setelah final Piala Dunia Antarklub. (Pamela Smith/AP)
João Pedro (kiri) menjadi pusat keributan yang melibatkan pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, setelah final Piala Dunia Antarklub. (Pamela Smith/AP)
LombokPost – Tensi panas langsung menyelimuti laga babak 16 besar Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) menjamu Chelsea di Parc des Princes.

Duel ini bukan sekadar perebutan tiket perempat final, melainkan panggung bagi João Pedro untuk membalaskan dendam atas perlakuan kasar manajer PSG, Luis Enrique, yang sempat viral di jagat maya.

Dikutip dari laporan The Guardian, sejarah kelam kedua pihak bermula saat final Piala Dunia Antarklub musim panas lalu. Saat itu, Chelsea berhasil menghancurkan PSG dengan skor telak 3-0.

Namun, kemenangan tersebut dinodai oleh kericuhan massal setelah peluit panjang berbunyi, di mana Luis Enrique tertangkap kamera tampak menampar wajah João Pedro di tengah kekacauan tersebut.

Kini, João Pedro kembali ke Paris dengan status sebagai ancaman paling mematikan bagi gawang PSG.

Di bawah arahan pelatih baru Liam Rosenior, penyerang asal Brasil ini bertransformasi menjadi mesin gol yang "mengerikan" dengan catatan 11 gol dari 13 penampilan terakhirnya.

Rosenior bahkan tidak ragu menyejajarkan kualitas Pedro dengan striker elit dunia seperti Harry Kane dan Erling Haaland dalam hal penyelesaian akhir.

Menanggapi atmosfer panas yang menyelimuti timnya, Liam Rosenior menegaskan bahwa anak asuhnya tidak akan gentar dengan intimidasi tuan rumah.

"Jika Anda berada di level elit, Anda butuh gairah dan keinginan untuk menang," ujar Rosenior seperti dikutip dari The Guardian.

Ia menambahkan bahwa intensitas dan emosi adalah hal yang lumrah dalam sepak bola tingkat tinggi demi meraih trofi.

Di kubu lawan, PSG justru sedang dalam kondisi yang goyah. Tim asuhan Luis Enrique ini baru saja menelan kekalahan 3-1 dari Monaco di liga domestik dan terlihat mengalami kelelahan fisik pasca jadwal padat.

Meski Enrique bersikeras bahwa misi balas dendam tidak ada dalam agendanya, sejarah tamparan di New Jersey dipastikan akan membuat atmosfer di Parc des Princes jauh dari kata ramah bagi kubu tamu.

Akankah kejeniusan taktik Rosenior dan ketajaman João Pedro kembali mempermalukan PSG di depan pendukungnya sendiri, atau justru Luis Enrique yang berhasil meredam ambisi besar sang bintang muda Chelsea? Pertarungan ini menjadi salah satu laga yang paling dinanti karena melibatkan harga diri dan dendam yang belum tuntas.

Editor : Marthadi
#Luis Enrique #joao pedro #liga champions #berita bola #PSG vs Chelsea