Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gila! Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor dan Sapu 5 Kemenangan Beruntun, Dominasi MotoGP 2026

Rury Anjas Andita • Sabtu, 4 April 2026 | 09:28 WIB
Marco Bezzecchi cetak sejarah dengan 5 kemenangan beruntun dan rekor lap terdepan. Dominasi MotoGP 2026 bersama Aprilia Racing. (Instagram Marco Bezzecchi)
Marco Bezzecchi cetak sejarah dengan 5 kemenangan beruntun dan rekor lap terdepan. Dominasi MotoGP 2026 bersama Aprilia Racing. (Instagram Marco Bezzecchi)

 

LombokPost - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, terus mencuri perhatian dengan performa luar biasa di MotoGP 2026. Terbaru, ia mencetak sejarah dengan meraih lima kemenangan Grand Prix secara beruntun sekaligus memecahkan rekor lap terdepan terbanyak di era modern.

Rekor tersebut diukir saat Red Bull Grand Prix Amerika Serikat, ketika Bezzecchi melampaui catatan 103 lap milik Jorge Lorenzo dari musim 2015. Bez bahkan menutup balapan dengan total 121 lap memimpin secara beruntun—sebuah pencapaian yang mempertegas dominasinya.

Rentetan kemenangan Bezzecchi dimulai sejak GP Portugal 2025 di Portimao dan terus berlanjut hingga musim 2026. Ia bahkan tampil sempurna di balapan utama dengan tidak pernah tersalip oleh pembalap lain dalam satu lap pun sejak kemenangan perdananya musim ini.

Baca Juga: Marco Bezzecchi dan Luca Marini Kena Penalti Turun Grid di MotoGP Amerika Serikat 2026

Catatan impresif ini menempatkan Bezzecchi sejajar dengan legenda MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez sebagai pembalap yang mampu meraih lima kemenangan beruntun di era modern. Ia juga masuk dalam daftar elite bersama nama-nama besar seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, hingga Mike Hailwood.

Tak hanya itu, Bezzecchi juga menjadi pembalap pertama sejak Marc Marquez pada 2014 yang mampu memenangi tiga balapan pembuka musim. Ia bahkan menjadi pembalap Italia pertama yang melakukannya sejak Valentino Rossi pada 2001.

Saat ini, Bezzecchi memimpin klasemen sementara MotoGP 2026, meski keunggulannya masih tipis. Konsistensi di balapan utama menjadi kunci, meskipun ia masih memiliki pekerjaan rumah di sesi Sprint Race.

Baca Juga: Drama Usai Finis! Pedro Acosta Kena Penalti Tekanan Ban, Enea Bastianini Naik Podium Sprint MotoGP Amerika Serikat 2026

Dalam beberapa Sprint terakhir, Bezzecchi belum menunjukkan performa maksimal. Ia sempat terjatuh di Buriram, finis keempat di Brasil, dan gagal finis di COTA. Hal ini membuat rival-rivalnya seperti Jorge Martin dan Fabio Di Giannantonio masih mampu memberikan tekanan.

Dengan kalender MotoGP yang akan memasuki seri-seri klasik seperti Jerez, tantangan berikutnya bagi Bezzecchi adalah menjaga konsistensi sekaligus memperbaiki performa di Sprint Race. Jika mampu, bukan tidak mungkin ia akan semakin menjauh di puncak klasemen.

Meski rekor 10 kemenangan beruntun milik Marc Marquez pada musim 2014 masih jauh, performa Bezzecchi saat ini sudah cukup menjadi peringatan serius bagi seluruh rivalnya di MotoGP 2026.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #Marco Bezzecchi #Aprilia Racing Team #MotoGP 2026