LombokPost-Timnas Futsal Indonesia dipastikan bertemu Vietnam pada semifinal ASEAN Futsal Championship 2026. Kepastian itu didapat setelah Vietnam kalah dari Thailand dengan skor 4-2 pada laga terakhir Grup A.
Pertandingan berlangsung di Nonthaburi Indoor Stadium, Rabu (8/4). Thailand lebih dulu unggul melalui gol Itticha Praphaphan. Tuan rumah kemudian menambah keunggulan lewat gol Sarawut.
Memasuki babak kedua, Vietnam memperkecil ketertinggalan melalui Minh Quang. Namun, Thailand kembali menjauh setelah Minthada mencetak gol ketiga.
Vietnam terus memberi perlawanan. Da Hai mencetak gol yang membuat skor menjadi 3-2. Menjelang akhir pertandingan, Thailand kembali menambah gol dan menutup laga dengan kemenangan 4-2.
Hasil tersebut membuat Vietnam berstatus runner-up Grup A dan akan menghadapi Timnas Futsal Indonesia di semifinal. Laga dijadwalkan berlangsung Jumat (10/4) pukul 17.00 WIB.
Melalui media sosial, Timnas Futsal Indonesia menyampaikan optimisme menghadapi laga tersebut. Tim berharap bisa mengulang kemenangan saat mengalahkan Vietnam pada final ASEAN Futsal Championship 2024.
"SEMIFINAL KAMI DATANG! Kembali bertemu Vietnam, ulangi kemenangan sebelumnya Garuda," tulis Timnas Futsal Indonesia di Instagram.
Menjelang semifinal, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mempertahankan permainan terorganisir. Hal itu sebelumnya mendapat pujian dari Hector Souto setelah kemenangan melawan Australia.
"Tapi saya pikir secara umum kita bersaing dengan baik. Kami teroganisir dalam beberapa situasi atau sebagian besar situasi. Kami melakukan beberapa kesalahan penguasaan bola dalam 10 menit terakhir, salah satunya adalah gol kedua Australia dan kita perlu memperbaikinya," ujar Hector.
Selain itu, skuad Garuda perlu memperbaiki penguasaan bola agar tidak kembali menjadi celah saat menghadapi Vietnam.
"Hal-hal semacam itu terjadi ketika Anda masih muda dan ketika Anda tidak melakukannya terkadang tidak peduli dengan tanggung jawabmu tapi itu bisa terjadi. Saya pikir kami cukup konsisten, orang tidak tahu bahwa kita berlatih pertahanan, set piece, dan serangan," pungkas Souto.
Editor : Akbar Sirinawa