Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Skandal Ryan Flamingo! Nyanyikan Lagu 'Yahudi Melompat', Bintang PSV Ini Ternyata 'Hina' Sejarah Berdarah Klubnya Sendiri

Marthadi • Kamis, 9 April 2026 | 13:28 WIB
Bintang PSV Eindhoven, Ryan Flamingo. (@ryanflamingo)
Bintang PSV Eindhoven, Ryan Flamingo. (@ryanflamingo)

LombokPost – Aksi provokatif bintang PSV Eindhoven, Ryan Flamingo, yang menyanyikan lagu tentang "Yahudi melompat" saat perayaan gelar juara baru-baru ini berbuntut panjang. Tanpa disadari, nyanyian tersebut justru melukai sejarah kelam klubnya sendiri yang kehilangan banyak anggota keturunan Yahudi akibat kekejaman Holocaust di kamp konsentrasi Auschwitz.

Dikutip dari laman Sportgeschiedenis, perilaku Flamingo tersebut dinilai sebagai bentuk ketidaktahuan yang fatal terhadap identitas PSV sebagai "klub rakyat" (volksclub) yang inklusif.

Sejarah mencatat, PSV bukan sekadar klub sepak bola, melainkan wadah bagi para pekerja Philips dari berbagai latar belakang keyakinan, yang membuatnya sangat berbeda dari klub-klub Katolik tradisional di wilayah Brabant Utara.

Jejak Berdarah di Auschwitz

Sejarah mencatat sedikitnya ada 17 anggota PSV yang tewas selama Perang Dunia II, termasuk mereka yang menjadi korban pembantaian Nazi. Berikut adalah beberapa nama anggota keluarga besar PSV yang nyawanya terenggut di Auschwitz, yang ironisnya kini "dihina" melalui nyanyian Flamingo:

Pelajaran Berharga bagi Flamingo

Publik kini diingatkan kembali bahwa kebencian terhadap identitas tertentu, meski dibalut dalam lagu ejekan untuk rival (seperti Ajax), sangat tidak relevan dengan sejarah PSV. Hingga saat ini, penelitian masih terus dilakukan untuk mengungkap nama-nama korban lainnya yang belum tercatat di monumen KNVB.

Ryan Flamingo pun kini "disentil" untuk belajar lebih dalam tentang sejarah klubnya di "kelas remedial" kehidupan, agar di masa depan ia berpikir dua kali sebelum menyanyikan lagu yang merendahkan martabat manusia. Sebab, di balik kejayaan PSV hari ini, ada tetesan darah dan air mata para anggotanya yang menjadi korban genosida.

Editor : Marthadi
#Ryan Flamingo #Sejarah PSV #Holocaust #psv eindhoven #Berita Bola Internasional