LombokPost - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, menunjukkan kebangkitan signifikan pada awal MotoGP 2026. Setelah tiga seri pembuka, performa rider berjuluk El Tiburon itu terus menanjak dan mulai menjadi ancaman serius di papan atas.
Momentum Acosta semakin terasa usai meraih podium di Grand Prix Amerika Serikat (COTA). Hasil tersebut sekaligus menegaskan posisinya sebagai pembalap KTM terbaik di klasemen sementara musim ini.
Perjalanan Acosta di MotoGP memang penuh dinamika. Saat debut pada 2024, ia langsung mencuri perhatian dengan podium di Portimao dan tampil impresif di awal musim. Bahkan, ia mampu mengoleksi 54 poin dari tiga balapan pertama dan menempati posisi keempat klasemen.
Baca Juga: Nyaris Podium! Ai Ogura Gagal Finis di MotoGP Amerika Serikat 2026, Trackhouse Bongkar Masalah Mesin
Namun, performanya sempat menurun pada 2025. Dalam tiga seri awal, Acosta hanya meraih 16 poin dan kesulitan menjaga konsistensi. Meski akhirnya finis keempat di klasemen akhir, sejumlah kesalahan seperti crash di Sachsenring menjadi catatan penting dalam perkembangannya.
Memasuki 2026, perubahan besar terlihat. Acosta tampil lebih matang secara mental dan strategi. Ia membuka musim dengan kemenangan dramatis di Sprint Race Buriram, lalu finis kedua di GP Thailand—hasil yang bahkan sempat membawanya memimpin klasemen dunia, sebuah pencapaian bersejarah bagi KTM.
“Saya membuat lebih sedikit kesalahan dibanding dua tahun lalu. Sekarang saya lebih tenang dan berpikir lebih matang di atas motor,” ujar Acosta.
Performa solid berlanjut di GP Brasil sebelum ia tampil impresif di COTA. Meski hanya finis kedelapan di Sprint Race, Acosta mampu bangkit dan mengamankan podium pada balapan utama.
Ia juga menyoroti peningkatan performa motor KTM yang kini lebih mudah dikendalikan, serta kerja keras tim di markas Mattighofen selama jeda musim dingin.
“Tahun lalu saya terlalu terburu-buru dan sering membuat kesalahan. Sekarang saya lebih sabar dan memahami situasi balapan dengan lebih baik,” tambahnya.
MotoGP kini bersiap memasuki seri Eropa, dimulai dari Jerez—sirkuit yang menyimpan kenangan manis bagi Acosta setelah meraih podium Sprint pada 2024.
Dengan tren performa yang terus meningkat, Acosta berpeluang besar melanjutkan momentum dan memperkuat posisinya sebagai penantang serius di MotoGP 2026.
Editor : Rury Anjas Andita