LombokPost - Cabang olahraga (cabor) dayung kini tengah menjadi sorotan positif. Ketua KONI NTB Mori Hanafi, secara resmi menutup agenda pelatihan pelatih dan wasit daerah yang digelar oPODSI NTB. Mori menilai meski tergolong cabor baru, perkembangannya melesat sangat cepat dalam memperkuat ekosistem olahraganya.
Mori Hanafi mengaku sangat terkesan dengan skema kerja PODSI NTB. Menurutnya, upaya organisasi dalam mencetak pelatih dan wasit secara mandiri adalah strategi jitu. Langkah ini dianggap sebagai fondasi kuat sebelum para atlet terjun ke ajang bergengsi seperti Porprov dan PON 2028.
”Saya tidak pernah bayangkan PODSI NTB sekarang begitu berkembang. Tidak hanya mencari atlet, tapi juga memperkuat SDM pelatih dan wasit. Ini sudah dua langkah lebih maju,” ujar Mori Hanafi saat menutup kegiatan tersebut.
Baca Juga: PODSI NTB Gembleng Pelatih dan Wasit Dayung, Cetak Pelatih Standar Nasional
Mori menekankan bahwa penyiapan SDM wasit lokal sangat penting. Tujuannya, agar saat pelaksanaan PON 2028 nanti, di mana NTB menjadi tuan rumah, wasit-wasit asal NTB bisa diberdayakan secara maksimal di level nasional. Persiapan sejak dini melalui pelatihan yang dilakukan PODSI NTB ini menjadi kunci utama kesuksesan penyelenggaraan pertandingan nanti.
Lebih lanjut, Mori memberikan arahan strategis terkait teknis pertandingan dayung. Mengingat adanya keterbatasan anggaran, ia menyarankan agar PODSI NTB tetap selektif. Dari 45 nomor pertandingan yang ada di PON 2028, ia meminta pengprov fokus pada 30 hingga 40 nomor yang benar-benar berpotensi mendulang medali emas bagi kontingen NTB.
”Sebagai tuan rumah PON 2028, NTB memang bisa ikut di semua nomor pertandingan. Tapi saran saya harus selektif dan fokus pada nomor pertandingan unggulan yang berpotensi meraih medali emas,” tambah Mori Hanafi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengprov PODSI NTB Eka Nugraha Abdi, menyatakan bahwa penguatan SDM pelatih dan wasit akan berdampak langsung pada performa atlet. Dengan pelatih yang mumpuni, teknik para atlet dalam kategori Canoeing, Kayak, hingga Stand Up Paddle dipastikan akan meningkat tajam menuju performa terbaiknya.
Baca Juga: Dikpora NTB Minta Cabor Tiru Langkah PODSI NTB Perkuat SDM
Ketua Panitia, Hari Gunawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini melibatkan pakar dari PB PODSI untuk memastikan standar nasional tetap terjaga. Materi yang diberikan sangat komprehensif, mulai dari sport science, periodisasi latihan, hingga pencegahan cedera khusus olahraga dayung. Hal ini dilakukan demi ambisi besar PODSI NTB meraih prestasi maksimal.
”Dengan meningkatkan SDM ini, kami semua optimis target yang dibebankan ke PODSI NTB sebanyak 4 medali emas bisa tercapai di PON 2028. Dalam waktu dekat, kami juga menatap sukses prestasi di ajang Porprov,” pungkasnya.
Editor : Pujo Nugroho