Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mandalika Kartini Race 2026: Audya Anjani, Pembalap Perempuan Asal Lombok Siap Berikan Kejutan

Lestari Dewi • Jumat, 24 April 2026 | 22:06 WIB
Mandalika Kartini Race 2026 Audya Anjani pembalap perempuan asal Lombok siap berikan kejutan. (MGPA for Lombok Post)
Mandalika Kartini Race 2026 Audya Anjani pembalap perempuan asal Lombok siap berikan kejutan. (MGPA for Lombok Post)

 

LombokPost-Mandalika Kartini Race 2026 menjadi salah satu event dalam rangkaian event Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang bersamaan balap internasional GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit. 

Digelar pada 1–3 Mei 2026, event ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum pemberdayaan perempuan di dunia motorsport Indonesia.

Sejak awal penyelenggaraannya, Mandalika Kartini Race dihadirkan sebagai wadah bagi pembalap perempuan untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan balap profesional. 

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Jadi Panggung Kartini Race, Krida Toyota Agya Perkuat Semangat Perempuan di Dunia Balap

Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia otomotif, kehadiran ajang ini membawa pesan kuat bahwa perempuan juga memiliki kompetensi, keberanian, dan daya saing tinggi di arena balap.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah pembalap muda asal Lombok, Audya Anjani Harjo.

"Halo, aku Audya Anjani Harjo. Aku asal dari Lombok. Ini aku lagi latihan buat mempersiapkan Kartini Race yang bakal diselenggarakan bareng GT World Challenge Asia itu di tanggal 1–3 Mei 2026" katanya. 

Persiapan menuju balapan dilakukan secara intensif, mencakup aspek teknis hingga mental. Audya menekankan pentingnya fokus, pemahaman lintasan, serta kesiapan mental sebagai kunci menghadapi kompetisi. 

Baca Juga: Ini 5 Alasan Drama China Terbaru Fate Chooses You Wajib Ditonton

“Latihan mempersiapkan paling saya harus latihan kefokusan, harus ngehafalin track juga, harus latih mental juga. Di sini kita bisa buktiin kalau perempuan juga bisa di dunia motorsport,”katanya.

Dalam proses latihannya, Audya mendapat bimbingan langsung dari pelatih berpengalaman, Denny Pribadi. Peran mentor menjadi krusial dalam membentuk kemampuan teknis sekaligus kepercayaan diri pembalap muda seperti dirinya.

“Di sini saya terutama banyak banget diajarin sama Om Denny Pribadi. Beliau banyak banget memberi ilmu tentang motorsport, balap, dan lain-lainnya. Saya juga selama latihan selalu didampingi oleh Om Denny Pribadi,”katanya.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi, Mandalika Kartini Race juga diapresiasi Audya sebagai langkah konkret membuka akses bagi perempuan untuk terlibat lebih luas di dunia balap. 

“Makasih banget buat MGPA karena udah menyelenggarakan acara Kartini Race Cup ini. Jadi buat para perempuan-perempuan kita bisa buat turun ke motorsport juga. Kita bisa bertanding juga, ”sebut Audya. 

Baca Juga: InJourney Tanam 15 Ribu Mangrove di Mandalika

Kehadiran ajang ini mempertegas komitmen pengelola sirkuit, termasuk Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dalam mengembangkan ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Lebih dari sekadar perlombaan, Mandalika Kartini Race menjadi simbol perubahan, bahwa lintasan balap bukan lagi ruang eksklusif, melainkan panggung terbuka bagi siapa saja yang memiliki passion dan dedikasi, tanpa memandang gender.

Audya juga mengajak masyarakat untuk turut meramaikan event besar ini,“Buat kalian semua warga Lombok, terutama yang cinta motorsport, ayo nonton GT World Challenge Asia pada tanggal 1–3 Mei di Pertamina Mandalika International Circuit.”

Baca Juga: DPRD Lombok Tengah Minta Nakes Tahan Diri, Ingatkan Konsekuensi Mogok Kerja

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang membangun masa depan motorsport Indonesia yang terbuka semua kalangan. 

“Melalui Mandalika Kartini Race, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk terlibat dan berprestasi di dunia balap. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan motorsport yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Priandhi pun mengajak masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan kemeriahan balap internasional di Mandalika. 

.“Kami mengundang seluruh masyarakat, khususnya pecinta otomotif, untuk datang dan menyaksikan GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mari kita bersama-sama menjadi bagian dari event balap kelas dunia di Indonesia,” tutupnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#GT World Challenge Asia 2026 #kartini race 2026 #MGPA #pembalap #Perempuan