LombokPost-Penyelenggaraan Krida Agya Kartini Race di Sirkuit Internasional Mandalika menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian ajang balap internasional yang berlangsung di KEK Mandalika.
Event ini tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk merayakan semangat perjuangan R.A. Kartini sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pembalap perempuan untuk tampil dan bersaing di lintasan balap.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang ini.
Ia menilai kehadiran Krida Agya Kartini Race sebagai langkah positif dalam mendorong keterbukaan di dunia motorsport nasional, yang selama ini masih didominasi oleh pembalap laki-laki.
Baca Juga: IMI dan MGPA Incar Asian Le Mans Series Mengaspal di Sirkuit Mandalika
“Di ajang ini, seluruh pembalap adalah perempuan, dengan total delapan pembalap di grid yang menggunakan Toyota Agya,” katanya, Minggu (3/5).
IMI juga mengapresiasi dukungan Krida sebagai distributor resmi Toyota di wilayah ini yang telah menyediakan fasilitas kendaraan, sehingga para pembalap dapat berpartisipasi dan berkompetisi melalui Kartini Cup.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi ini. IMI akan terus mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta pembinaan untuk menciptakan calon-calon pembalap masa depan,” ujar Moreno.
Baca Juga: Mandalika Digadang Jadi Hub Motorsport, Penyelenggaraan GTWCA Semakin Baik
Terpisah, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara federasi, penyelenggara, dan pelaku industri dalam menghadirkan ajang Krida Agya Kartini Race 2026.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Ikatan Motor Indonesia terhadap penyelenggaraan Krida Agya Kartini Race. Dukungan ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus menghadirkan event-event yang tidak hanya berkelas internasional, tetapi juga memiliki nilai pembinaan,” ujar Priandhi, Rabu (6/5).
Andhi sapaan akrabnya menambahkan, kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang berkelanjutan, termasuk dalam membuka lebih banyak peluang bagi pembalap perempuan untuk berkembang.
Baca Juga: Tampilan Budaya Lokal di Opening GTWCA 2026
“Dengan dukungan IMI, kami optimistis pembinaan pembalap perempuan dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan. Mandalika akan terus menjadi rumah bagi lahirnya talenta-talenta baru yang siap bersaing di level nasional maupun internasional,” tambah dia.
Dengan sinergi antara penyelenggara, federasi, dan pelaku industri, Krida Agya Kartini Race diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pembinaan serta lahirnya pembalap-pembalap perempuan Indonesia yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Editor : Kimda Farida