LombokPost - Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat NTB) mulai mematangkan pemetaan atlet potensial. Para peraih medali di ajang Porprov NTB 2026 kini diproyeksikan untuk menjadi tulang punggung skuad tarung derajat NTB menyongsong gelaran PON 2028.
Kabid Binpres Pengprov Kodrat NTB Dedy Noor Cholish, mengonfirmasi bahwa hasil Porprov menjadi barometer utama. Atlet yang berhasil meraih juara akan diusulkan masuk pemusatan latihan daerah (Pelatda) tarung derajat NTB persiapan PON 2028.
”Yang jelas dari pengprov nanti atlet juara Porprov yang akan diusulkan mengikuti pelatda PON 2028. Tapi kita tunggu dari KONI NTB dulu,” ujar Dedy.
Dedy menjelaskan bahwa regulasi internal Kodrat NTB telah menetapkan Porprov sebagai ajang seleksi resmi. Meski demikian, evaluasi berkala tetap berlaku bagi para atlet tarung derajat NTB jika terjadi kendala fisik atau penurunan performa sebelum PON 2028 bergulir.
Baca Juga: Persiapan PON 2028 Makin Panas, KONI NTB Patok Tenggat Mutasi Atlet Agustus Ini
Jika ada petarung yang berhalangan tetap, pengprov akan menerapkan sistem promosi-degradasi berdasarkan peringkat di Porprov. Atlet tarung derajat yang berada di urutan persis di bawahnya akan ditunjuk sebagai pengganti untuk persiapan PON 2028.
Peta kekuatan cabor tarung derajat NTB pada Porprov sendiri berlangsung sengit. Kabupaten Dompu keluar sebagai juara umum usai mengumpulkan 5 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Posisi runner-up diraih Mataram dengan 4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sementara Lombok Tengah membuntut di peringkat ketiga dengan 3 emas, 4 perak, serta 10 perunggu, disusul Lombok Barat yang menempati keempat.
Baca Juga: Buka Diri Terhadap Kritik, KONI NTB Minta Dinamika Porprov XII/2026 Dinilai Secara Utuh dan Objektif
Kemudian, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) finis di urutan kelima dengan 2 emas, 8 perak, dan 7 perunggu Sumbawa menyusul di peringkat enam dengan 2 emas, 2 perak, dan 5 perunggu, sedangkan Kota Bima berada di posisi ketujuh.
Tiga posisi terbawah diisi oleh Lombok Timur di peringkat delapan dengan 1 perak dan 2 perunggu dan Kabupaten Bima di urutan sembilan dengan 1 perunggu. Sementara Lombok Utara belum meraih medali di panggung Porprov NTB 2026.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Liputan