BWF Sosialiasikan Aturan Integritas Terbaru kepada Atlet Bulu Tangkis Indonesia

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:24 WIB
Jonatan Christie (Dok. BWF)
Jonatan Christie (Dok. BWF)

LombokPost– Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mendistribusikan regulasi terbaru mengenai integritas kepada para atlet bulutangkis Indonesia. Langkah ini disampaikan oleh pemain ganda campuran Pelatnas PBSI, Amri Syahnawi, di tengah berjalannya proses penanganan dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pebulu tangkis nasional.

Amri mengungkapkan bahwa regulasi tersebut dikirimkan oleh BWF sejak beberapa pekan lalu. Para atlet diimbau untuk mempelajari setiap ketentuan secara mendalam guna memastikan pemahaman yang komprehensif terhadap aturan yang berlaku.

”Iya, selalu diingatkan. Terus juga terakhir beberapa minggu lalu dikirim aturan baru. Masukan dari BWF ke kami,” ujar Amri.

Ia menambahkan, materi regulasi yang disampaikan cukup komprehensif sehingga menuntut ketelitian serta kewaspadaan tinggi dari para atlet dalam memahaminya.

”Untuk dipelajari lagi karena banyak banget. Memang harus kita teliti dan hati-hati,” terangnya.

Selain sosialisasi formal dari BWF, pengingat terkait komitmen integritas juga disampaikan secara berkala oleh tim pelatih. Menurut Amri, para atlet menerima dokumen resmi dalam format PDF untuk dipelajari secara mandiri maupun bersama tim.

”Setiap hari diingatkan sama pelatih,” katanya.

Pernyataan serupa disampaikan oleh rekan duet Amri di sektor ganda campuran, Nita Violina Marwah. Ia menjelaskan bahwa mekanisme sosialisasi aturan integritas dijalankan secara berjenjang di internal organisasi.

‘’Ya, sosialisasi mengenai integritas dilakukan secara berjenjang dari pengurus kepada pelatih, kemudian diteruskan kepada atlet,’’ ucap Nita.

Isu integritas saat ini menjadi perhatian utama dalam ekosistem bulu tangkis nasional. Pada awal Agustus lalu, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengonfirmasi bahwa BWF sedang menjalankan proses peradilan independen atas dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan beberapa pemain Indonesia.

PP PBSI menegaskan komitmennya untuk menghormati dan mendukung penuh seluruh proses hukum serta mekanisme yang diterapkan oleh federasi dunia tersebut. Di tengah bergulirnya proses tersebut, pasangan Amri/Nita memilih untuk tidak terdistraksi oleh isu yang berkembang dan tetap berfokus pada persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
bwf bulutangkis