Pembalap Jebolan MRS Tembus Moto4 Asia Cup

Lestari Dewi • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 09:59 WIB
PEKAN INI: Sejumlah pembalap berswafoto di sela-sela olahraga saat mengelilingi Sirkuit Internasional Mandalika di The Mandalika, Lombok Tengah, Kamis (17/9).
PEKAN INI: Sejumlah pembalap berswafoto di sela-sela olahraga saat mengelilingi Sirkuit Internasional Mandalika di The Mandalika, Lombok Tengah, Kamis (17/9).

 

LombokPost - Tiga talenta muda balap motor Indonesia yakni Bintang Pranata Sukma, Maulana Malik, dan Reski YH dipastikan akan mencicipi atmosfer persaingan balapan internasional. 

Ketiganya bakal bertarung di kelas Moto4 Asia Cup yang menjadi salah satu agenda pendukung dalam gelaran MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9—11 Oktober.

Ketiga pembalap berbakat itu merupakan jebolan yang saat ini aktif berkompetisi di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) 2026.

Keikutsertaan mereka di ajang pendukung MotoGP menjadi bukti nyata bahwa ajang MRS berfungsi efektif sebagai wadah pembinaan bagi pembalap lokal menuju jenjang internasional.

Baca Juga: Pitwalk Mandalika Racing Series 2026 Diserbu Penonton

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menegaskan, kehadiran para pembalap muda di panggung internasional merupakan pijakan penting bagi masa depan motorsport tanah air.

“Kita punya local heroes yakni Veda Ega Pratama dan Mario Aji yang bertanding di Moto3 dan Moto2 sebagai nilai lebihnya. Veda Ega Pratama antara lain muncul dari ajang Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series,” ujar Ananda Mikola, Jumat (18/9).

Ananda menambahkan, menjelang perhelatan MotoGP, perhatian dunia otomotif akan tertuju ke Indonesia. Momentum ini harus dimanfaatkan oleh para pembalap muda untuk membuktikan kualitas mereka. 

“Inilah kesempatan bagi para junior untuk bersaing ketat dengan tetap menjunjung sportivitas tinggi,” tambahnya.

Baca Juga: MotoGP Mandalika Kian Dekat, Sirkuit Mandalika Dipoles Habis-Habisan!

Sebelum mengaspal di ajang Moto4 Asia Cup nanti, para pembalap muda terlebih dahulu mengasah taji pada putaran ketiga Kejurnas MRS 2026 yang berlangsung pekan ini, 18—20 September. Sebanyak 108 starter terdaftar untuk memanaskan persaingan di sirkuit kebanggaan masyarakat NTB itu.

Sebagai ajang pemanasan tepat tiga minggu menjelang MotoGP, PRIDE Motorsport dan MGPA bersama IMI juga menerapkan edukasi regulasi anyar yang mengacu pada aturan FIM. Penyesuaian aturan ini diperkenalkan saat Manager Briefing dan Riders Briefing sebelum sesi track walk.

Salah satu poin utamanya menyasar skema kualifikasi pada kelas NS250 dan IJTC U-15. Kuota pembalap yang lolos langsung ke Q2 dari hasil latihan resmi diperbanyak dari 10 menjadi 14 pembalap. Tak hanya itu, jumlah pembalap tercepat dari kualifikasi pertama (Q1) yang berhak melaju ke Q2 turut bertambah dari dua menjadi empat pembalap.

Di sisi lain, aturan ini juga memberikan ruang dispensasi bagi pembalap yang mengalami kendala teknis atau cedera saat sesi latihan.

Baca Juga: Betabeq Menjelang MotoGP Mandalika 2026, Tradisi Sasak Membawa Doa, Restu, dan Kebersamaan

Atas persetujuan Race Direction, pembalap yang tidak mengikuti sesi kualifikasi tetap diperbolehkan mengawali balapan dari posisi grid paling belakang, dengan catatan waktu lap mereka minimal setara atau lebih cepat dari 107 persen waktu pembalap tercepat pada sesi latihan resmi FP1 atau FP2.

Demi menjamin keamanan dan kelancaran saat balapan dimulai, regulasi anyar ini turut memperketat prosedur di area pit lane. Jumlah pembalap yang diizinkan melakukan start dari pit lane kini dibatasi maksimal 10 pembalap. Jika melebihi kuota itu, panitia akan memberlakukan prosedur Quick Start.

“Bagi pembalap yang terlambat atau terpaksa meninggalkan grid saat sighting lap, mereka wajib memulai warm-up lap dari pit lane, kembali ke posisi grid semula, serta harus menerima sanksi Double Long Lap Penalty,” jelasnya.

Baca Juga: Gibran Rajai Race 2 IJTC Mandalika Racing Series 2026

Ketegasan aturan juga berlaku saat balapan resmi dimulai dari pit lane. Pembalap di dalam pit lane diwajibkan tetap berada di posisinya hingga lampu hijau Pit Exit menyala, yaitu setelah seluruh rombongan pembalap di lintasan utama melewati Tikungan 1 atau garis Pit Exit secara aman.

“Setelah lampu hijau menyala dan memasuki lintasan, pembalap tidak hanya wajib mematuhi batas kecepatan, tetapi juga dilarang keras melintasi garis pemisah guna menghindari potensi kecelakaan berbahaya,” tutup Ananda. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
MGPA Moto4 Asia Cup 2026 MotoGP Mandalika 2026 ananda mikola Pembalap Indonesia