LombokPost - Status cabang olahraga (cabor) baru tidak menghalangi atlet berkuda memanah NTB untuk mengukir prestasi tingkat dunia. Kontingen daerah ini sukses memboyong satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada ajang Kejurnas Berkuda Memanah III Seri 1 Road To PON 2028 di Bogor.
Keberhasilan atlet berkuda memanah NTB di kejurnas tidak lepas dari sumbangan medali Arum Nazlus Shobah dan Tio Fawwaz Ananta. Arum sukses menyumbang emas di kategori Tower 90 Senior Putri, perak di kategori Raid 233 Senior Putri dan Turangga Astra 1 Senior Putri. Sementara itu, Tio melengkapinya dengan raihan perak pada kategori Turangga Astra 1 Senior Putra.
Demi menjaga performa, Pordasi Berkuda Memanah NTB menerapkan strategi khusus dalam menggembleng atletnya. Keterbatasan kuda siap pakai dan pelatih di daerah disiasati dengan menitipkan tiga atlet terbaik untuk menjalani pemusatan latihan intensif di Winning Academy, Bogor.
Baca Juga: Samsudin Magenda Pimpin Pordasi Berkuda Memanah NTB, Bidik Emas PON 2028
"Kami harus mengambil langkah cepat agar persiapan atlet berkuda memanah NTB tetap optimal," ujar Ketua Pengprov Berkuda Memanah NTB Samsudin Magenda.
Langkah pembinaan intensif ini disiapka demi menyongsong gelaran PON 2028. Sebagai calon tuan rumah PON 2028, NTB berkomitmen melahirkan deretan atlet berkuda memanah yang tangguh dari seluruh kabupaten dan kota.
Guna mendukung latihan berkelanjutan atlet, Pordasi Berkuda Memanah NTB tengah menjajaki pembangunan venue dan fasilitas pemusatan latihan PON 2028. Kawasan Lantan di Lombok Tengah dibidik menjadi lokasi strategis pusat latihan tersebut.
Baca Juga: Atlet Berkuda Memanah NTB Tio Fawwaz Ananta Berlaga di IHAA Greater Asian Championship 2026 Rusia
Rencana pembangunan venue PON 2028 untuk berkuda memanah ini telah mendapat lampu hijau dari Pemkab Loteng dan Pemprov NTB. Pordasi NTB terus mematangkan koordinasi agar fasilitas latihan atlet cepat terealisasi.
"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar atlet berkuda memanah NTB mampu memberi hasil terbaik," tutur Samsudin.
Dengan persiapan matang sejak dini, Pordasi NTB optimistis dapat mencetak atlet berkuda memanah NTB yang berprestasi sekaligus sukses menjadi tuan rumah PON 2028.
Capaian manis atlet berkuda memanah NTB tersebut menjadi tiket berharga untuk menembus kejuaraan internasional di Moskow, Rusia. Atlet muda Tio Fawwas Ananta dipercaya tampil unjuk kebolehan pada kategori 233 kelas senior di IHAA Greater Asian Championship 2026.
"Raihan ini membuktikan potensi besar atlet berkuda memanah NTB di kancah nasional maupun internasional," pungkas Samsudin.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Wawancara