Yaitu Kecamatan Gili Matra (Meno, Air, Trawangan) yang merupakan pecahan dari Kecamatan Pemenang.
Prosesnya saat ini memasuki salah satu tahapan krusial.
Yaitu Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menggodok rencana Percepatan Pembentukan Kecamatan Gili Matra, Kamis (23/10) lalu.
Melalui FGD ini, pemerintah menampung sejumlah masukan.
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan, hasil FGD menjadi salah satu dokumen pengusulan ke pemerintah pusat.
Dia mengaku, pembentukan kecamatan khusus ini sudah direncanakan beberapa waktu lalu. "Dan persyaratan-persyaratan lain juga sedang kita persiapkan," ujarnya.
Lebih jauh, Najmul menyampaikan, pembentukan Kecamatan Gili Matra sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Wilayah tiga Gili yang berada di daerah kepulauan, sangat menyulitkan masyarakat dalam mengurus administrasi dan keperluan lainnya.
Pembentukan Kecamatan Gili Matra juga berdasarkan aspirasi masyarakat sekitar.
Di mana masyarakat juga menginginkan tiga Gili sebagai kecamatan baru.
"Maka pemerintah berikhtiar menambah kecamatan yang ada di KLU," kata Najmul.
Jika Kecamatan Gili Matra telah terbentuk, maka secata otomatis fasilitas milik pemerintah akan terbangun. Baik fasilitas kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.
Desa Gili Indah yang terdiri dari tiga pulau, yakini Trawangan, Meno dan Air merupakan kawasan strategis pariwisata nasional.
Dengan posisi strategis itu, maka pemerintah daerah harus memberikan perhatian khusus.
"Apalagi tiga Gili ini merupakan penyumbang PAD terbesar untuk KLU," katanya.
FGD itu juga dihadiri Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kasubdit Penataan Kecamatan pada Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Edi cahyono menyampaikan, ada beberapa syarat yang harus terpenuhi dalam pembuatan sebuah kecamatan.
Di antaranya kemampuan keuangan daerah, adanya usulan dari masyarakat, serta usia kecamatan induk maksimal lima tahun.
"Dan sudah ada nama kecamatan yang akan dibentuk, lokasi calon ibukota kecamatan juga sudah ada," jelasnya.
Kemudian jumlah dusun harus 10 dusun. Saat ini di Gili Matra ada satu desa dengan tiga dusun. Karena itu, pemerintah daerah harus menyiapkan desa dan dusun baru.
"Tapi saya yakin Pemda Lombok Utara bisa menyiapkan," tutupnya.
Editor : Siti Aeny Maryam