”Belum ada hasil finalnya,” ujar Asisten I Setda KLU H Raden Nurjati, kemarin (1/3).
Setelah hasil pengukuran keluar, dilanjutkan dengan musyawarah kembali. Pemerintah KLU nantinya akan memberikan sejumlah opsi untuk kedua belah pihak. Sebab dengan hasil rapat bersama DPRD sebelumnya juga belum menghasilkan keputusan pasti.
”Terutama menyangkut keihlasan Pak Sutikno, mengihlaskan lahannya seperti yang diminta masyarakat,” sambungnya.
Pemilik lahan sejauh ini hanya bisa memberikan seluas tiga meter persegi. Namun masyarakat masih menolak hal itu. Sebab masyarakat meminta luasnya selebar muara sampai laut. Jika dihitung, jumlahnya bisa mencapai puluhan meter persegi.
”Makanya ini belum ada titik temunya. Sama dua mata air yang ada di sana,” beber mantan kepala BKAD KLU itu.
”BPN hanya mengukur, soal boleh tidaknya dipakai lahan itu mereka tidak tahu katanya,” imbuh Nurjati.
Pihaknya berharap akhir Maret persoalan ini sudah tuntas. ”Kalau pun nanti benar-benar buntu juga, bisa jadi larinya nanti ke pengadilan sesuai arahan BPN,” katanya.
”Supaya tidak sampai sana, peran pemkab yang diharapkan,” tandas mantan kepala Diskoperindag UMKM KLU itu.
Diketahui masyarakat Dusun Jambianom sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan pemilik lahan mengenai persoalan ini. Bahkan hingga melakukan hearing ke DPRD KLU. Setelah itu akhirnya dilakukan rekonstruksi lahan oleh BPN KLU yang dikawal ketat aparat kepolisian.
Salah satu tokoh masyarakat Jambianom Darmansyah mengatakan, timbulnya kepemilikan dua bidang tanah itu disinyalir mengusik keselamatan warga. Sebab sewaktu-waktu ketika pemilik lahan membangun lahan, dapat menutup ruang aliran air laut.
”Ketika terjadi pasang dapat mengakibatkan banjir dan menenggelamkan pemukiman warga,” tegasnya.
Bahkan saat ini, Dusun Jambianom menjadi langganan banjir rob tiap tahunnya. Sebab letak dusun berada pada titik cekungan laut yang menjorok ke daratan. ”Jika muara pada sisi barat dimanfaatkan oleh pemilik untuk membangun kami khawatir dusun kami terendam,” pungkasnya. (fer/r9) Editor : Redaksi Desain Grafis