TANJUNG- SMKN 1 Gangga menandatangani kerja sama dengan PDAM Amerta Dayan Gunung, Sabtu (11/6). Kemitraan ini diselenggarakan kompetensi keahlian Teknik Elektronika Industri (TEI) SMKN 1 Gangga, melalui Metode Pembelajaran Project And Production Based Learing (PJBL).
Kepala SMKN 1 Gangga Andi Munif menuturkan, kemitraan tersebut terjalin berdasarkan kebutuhan dunia industri di perusahaan air minum daerah. Yakni berupa pengembangan sistem monitoring reservoir milik PDAM KLU.
”PDAM KLU bermitra dengan kami dalam hal penyusunan kurikulum, dengan harapan bidang ilmu itu bisa diimplementasikan di PDAM,” ujar Andi.
Saat ini PDAM KLU memiliki sejumlah reservoir yang bersumber dari sejumlah mata air. Selama ini, kapasitas air dalam reservoir diukur secara manual dengan mengetahui ketinggian bak penampung.
SMKN 1 Gangga mencoba mengembangkan proses pemantauan air dengan sensor yang terintegrasi menjadi satu. Proses ini menggunakan teknologi Internet of Thing (IoT) sebagai komunikasi datanya.
Hal ini akan membuat pemantauan air lebih mudah dan akurat, serta terekam kontinyu. Sehingga data kapasitas reservoir ini dapat terbaca secara realtime oleh pengguna. Akses pembacaan data ini dapat menggunakan perangkat smartphone melalui Android Apps dan Personal Computer (PC) melalui Web Base communication.
Kedepannya, sistem ini dapat dikembangkan untuk memperoleh data pembacaan debit air pada inlet dan outlet reservoir. Selain itu juga membaca tekananan pada pipe line, hingga sistem kontrol otomatis dalam proses pemurnian air di reservoir tersebut.
”Ini sebagai pilot project kami. Ini kami coba satu semester dan kami ikuti dengan praktek kerja lapangan nanti, supaya nanti bisa kita evaluasi,” sambung Andi.
Siswa kelas XI Teknik Elektronika Industri (TEI) akan dibimbing empat guru dan teknisi PDAM KLU. Studi kasus pertama nantinya akan dipusatkan pada reservoir PDAM di Dusun Anjah, Desa Bentek, Kecamatan Gangga. Pada semester selanjutnya diharapkan sistem ini dapat terinstal pada titik reservoir lainnya. Sehingga seluruh reservoir PDAM termonitor sempurna demi kelancaran pasokan air untuk masyarakat KLU.
”Kita coba satu kelas dulu, sekitar 36 siswa. Karena kalau terlalu banyak juga kurang efektif,” katanya.
Dalam perjanjian kerja sama ini, siswa TEI diberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan maintenance system. Yakni program praktik kerja lapangan (PKL) selama enam bulan. Tujuan akhirnya agar SMKN 1 Gangga memiliki tenaga terampil.
”Sehingga bisa terserap maksimal dari siswa lulusan kami,” ucapnya.
Kerja sama serupa juga diaksanakan sejak 2 tahun lalu pada kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Pada tahun kelulusan ini, 18 siswa TITL diserap perusahaan kontraktor listrik PLN. Selain itu juga ada tiga siswa yang On Job Training (OJT) sebagai Support Engineer di Aston Sunset Beach Resot Gili Trawangan.
”Jadi tidak hanya hingga PKL saja, tapi langsung pada serapan kerjanya,” tandas Andi.
Direktur PDAM Amerta Dayan Gunung Firmansyah mengatakan, kerja sama itu menjadi dukungan pada dunia pendidikan dan generasi muda KLU. Sebab di sekolah tersebut ada bidang-bidang khusus yang dibutuhkan dunia industri.
”Gebrakan kerja sama mudah bisa memacu SMKN, juga bisa menyalurkan bakat siswa,” ujarnya.
Kerja sama ini diklaim Firman akan menambah pengalaman siswa sebelum terjun ke dunia kerja. Tidak menutup kemungkinan PDAM juga akan langsung melakukan perekrutan tenaga kerja.
”Karena yang kami cari itu yang bisa kerja dan berkualitas,” pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps