TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) segera melelang sejumlah unit kendaraan dinas (randis) dari berbagai OPD. Kendaraan tersebut dilelang lantaran sudah tidak produktif dan memiliki biaya pemeliharaan yang cukup besar.
”Kalau berbicara di OPD mana saja, memang saya kurang hafal,” ujar Kepala BKAD KLU Sahabudin, Rabu (13/7).
Dikatakannya, bupati telah menginstruksikan melelang kendaraan yang tidak produktif lagi. Tercatat ada delapan Randis dari berbagai OPD yang memenuhi kriteria untuk dilelang.
”Lebih besar biaya pemeliharaannya,” sambungnya.
Diantara delapan randis tersebut terdapat beberapa mobil eselon II. Salah satunya berasal dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) KLU.
Sementara mengenai waktu pelelangan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
”Memang kemarin kita hanya sebatas lisan saja menyampaikan itu ke KPKNL, belum bersurat,” imbuh mantan kadis Dukcapil KLU itu.
Berbicara kondisi delapan Randis yang akan dilelang, usianya sudah melebihi 10 tahun. Selain itu pengeluaran untuk pemeliharaannya sangat besar. Sehingga dibutuhkan pengadaan kendaraan yang baru.
”Intinya tolok ukur mobil ini bisa dilelang, sering rusak dan sudah 10 tahun lebih,” bebernya.
Ditambahkannya, Pemerintah KLU belum memiliki anggaran pengadaan kendaraan baru selama tiga tahun terakhir.
”Kalaupun nanti belum ada kendaraan baru, bisa saja pakai yang lain dulu,” tandasnya.
Kepala Bidang Aset BKAD KLU Gunadi membenarkan masuknya sejumlah usulan randis untuk dilelang. Namun dirinya belum melihat rincian pastinya.
”Ada sih yang masuk untuk dilelang, tapi saya tidak tahu jumlahnya berapa,” ujarnya.
Dikatakannya, hasil appraisal yang dilakukan sebelumnya menyatakan ada banyak randis yang harus dilelang. Namun dalam perjalanannya, banyak kepala OPD menarik kembali randis tersebut untuk operasional. Hal ini lantaran belum ada jaminan untuk kendaraan pengganti.
”Karena kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan untuk pengadaan baru,” bebernya.
Lebih lanjut Gunadi mengatakan, proses lelang Randis nantinya direncanakan langsung bersamaan seluruhnya. Sebab melelang satu unit tetap menggunakan anggaran yang sama dengan melelang 10 unit randis.
”Jadi kami akan lelang sekaligus nanti, baik roda dua dan empatnya,” pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps