Informasinya, sebelum kejadian Suryani, istri Asima memasak nasi. Dia kemudian meninggalkan kompor yang masih menyala menuju warung di bagian depan rumahnya.
Selang 15 menit kemudian, warga memberitahukan Suryani jika ada kepulan asap dan api dari rumahnya. Suryani kemudian berlari dan mencoba membuka pintu dapur.
Warga setempat yang melihat kejadian itu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Saat bersamaan, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Polsek Gangga.
”Mendengar laporan tersebut kami beserta personel lainnya membawa rantis (kendaraan taktis),” kata Kasatsamapta Polres Lombok Utara AKP Antonius Dopo.
Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam dan satu unit water cannon Polres Lotara diterjunkan.
”Dugaan sementara bersumber dari api kompor gas yang menyala yang ada di bagian belakang dapur yang saat itu digunakan masak nasi,” katanya.
Antonius menambahkan, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 50 juta. ”Tidak ada korban jiwa,” katanya. (fer/r9) Editor : Administrator