Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sebagai Bentuk Syukur, Masyarakat Lempenge KLU Gelar Selamatan Labuan

Galih Mps • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 20:21 WIB
TRADISI MASYARAKAT: Warga pesisir Pantai Lempenge melakukan ritual selamatan labuan di Dusun Lempenge, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, kemarin (4/8).(PROKOPIM FOR LOMBOK POST)
TRADISI MASYARAKAT: Warga pesisir Pantai Lempenge melakukan ritual selamatan labuan di Dusun Lempenge, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, kemarin (4/8).(PROKOPIM FOR LOMBOK POST)

TANJUNG-Ratusan warga memadati pesisir Pantai Lempenge di Dusun Lempenge, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Mereka mengikuti prosesi adat selamatan labuan yang dilaksanakan setiap tahunnya.


Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengatakan, hasil laut masyarakat sangat luar biasa. ”(Kegiatan, Red) itu bentuk rasa syukur kita,” ujarnya, kemarin (4/8).


Menurutnya, bentuk syukur dapat diaplikasikan dengan saling membantu menjaga kebersihan dan habitat laut. Sehingga dapat memiliki manfaat bagi lebih luas. ”Prosesi adat ini merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki masyarakat kita yang ada di pesisir tentunya, harus dilestarikan,” sambungnya.


Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan terus dilakukan pemerintah. Baik perkantoran, sekolah, infrastruktur jalan. ”Jika kita ingin melihat daerah kita lebih maju maka harus saling mendukung setiap program yang dijalankan,” tandasnya.


Kepala Desa Rempek Rudi Hartono mengatakan, selamatan labuan memang merupakan wujud syukur masyarakat pesisir. Ritual selamat labuan yang menjadi agenda tahunan masyarakat desa yang ada di pesisir Pantai Lempenge. Baik itu Desa Rempek, Desa Sambik Bangkol, dan Desa Segara Katon. ”Dalam tradisi selamat labuan biasanya ada istilah menyawen, yakni di mana masyarakat di sini selama tiga hari tiga malam tidak boleh melaut sebelum ritual usai,” tuturnya.


Setelah dilaksanakan acara selamat labuan, nelayan baru diperbolehkan melaut. Dengan harapan, mereka bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak. ”Kami berharap kegiatan selamat labuan yang diselenggarakan setiap tahunnya bisa menjadi wisata budaya,” harapnya. (fer/r9)

Editor : Galih Mps
#KLU