Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengintip Pemilu di Gili Trawangan, Aktvitas Pariwisata Tak Terganggu, Pekerja Tetap Bisa Nyoblos

Galih Mega Putra S • Kamis, 15 Februari 2024 | 18:10 WIB
SANGAT ANTUSIAS: Warga Gili Trawangan beramai-ramai mendatangi salah satu TPS yang ada di Gili Trawangan, Pemenang, Rabu (14/2). (IMAN FOR LOMBOK POST)
SANGAT ANTUSIAS: Warga Gili Trawangan beramai-ramai mendatangi salah satu TPS yang ada di Gili Trawangan, Pemenang, Rabu (14/2). (IMAN FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Warga Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara sangat antusias menyalurkan hak suaranya.

Tingkat partisipasi masyarakat di kawasan yang termasuk daerah terluar ini lebih dari 50 persen.

Rabu Pagi (14/2), tepat pukul 07.00 Wita, Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Gili Trawangan, Pemenang, KLU sudah siap menyambut warga yang hendak mencoblos.

Petugas KPPS berbagi tugas sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan.

Tak lama, satu per satu warga datang membawa surat pengantar dan kartu identitas untuk mendaftarkan diri melakukan pencoblosan.

Di TPS terdapat empat bilik suara untuk pemilih menyalurkan hak suara.

Warga yang sudah mendaftar pun harus menandatangani berkas kehadiran  yang dilanjutkan dengan pemberian lima surat suara oleh KPPS.

Pemilih mendapatkan lima surat suara untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten.

”Kalau kami melihat di sini tingkat partisipasi warga menyalurkan hak suara sampai 80 persen,” kata Ketua KPPS 008 Gili Trawangan Sulaiman.

Sejauh ini yang melakukan pencoblosan bukan hanya warga setempat.

Tetapi ada juga warga luar yang sudah mengajukan pindah lokasi memilih.

”Bahkan warga menunggu untuk penghitungan suara dimulai,” jelasnya terkait antusiasme.

Salah satu karyawan hotel setempat Rangga Putra mengatakan pihaknya tidak dipersulit untuk menyalurkan hak suara.

Walau pun harus menyalurkan hak suara di luar Gili Trawangan. Dikatakan, sejumlah pekerja di Gili Trawangan harus ke luar pulau untuk menyalurkan hak suara sesuai dengan KTP.

Sebab untuk bisa menyalurkan di Gili Trawangan  harus mengurus kepindahan tempat memilih, tetapi banyak yang tidak mengurus hal tersebut karena sangat diberikan kemudahan oleh atasan bisa mencoblos sesua domisili.

”Kami diberikan waktu mencoblos pagi hari dan siang hari masuk kerja lagi. Bekerja kami jadi felxibel agar bisa menyalurkan hak suara kami,” ujarnya.

Ia pun menceritakan suasana pencoblosan tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan. Bahkan banyak wisatawan asing juga sedang berlibur  di Gili Trawangan.

”Tidak ada stop aktivitas pariwisata, ini pariwisata berjalan seperti biasanya. Wisatawan asing sudah memahami kalau kita lagi pemilihan,” tambahnya. (nur/r9)

Editor : Kimda Farida
#Pemilu #Gili #tps