Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polres Lotara Angkut Puluhan Botol Brem dan Tuak dari Rumah Warga

Habibul Adnan • Rabu, 20 Maret 2024 | 07:50 WIB
HASIL OPERASI: Kapolres Lombok Utara bersama jajarannya menyampaikan rilis hasil Operasi Pekat Rinjani, Selasa (19/3).
HASIL OPERASI: Kapolres Lombok Utara bersama jajarannya menyampaikan rilis hasil Operasi Pekat Rinjani, Selasa (19/3).

 

LombokPost-Peredaran minuman keras (miras) selama bulan ramadan masih marak ditemui di Lombok Utara. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kasus peredaran minuman beralkohol yang diungkap Polres Lombok Utara dalam operasi Pekat Rinjani.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro mengatakan, Satresnarkoba berhasil menyita puluhan botol miras selama Operasi Pekat Rinjani. Barang bukti tersebut ada yang ditemukan dalam bentuk botolan dan di jeriken.

Didik mencontohkan dalam pengungkapan di Dusun Lenek, Desa Bentek, Kecamatan Gangga. Di sini polisi menyita 45 botol miras tradisional jenis brem. Puluhan botol miras diamankan dari rumah warga bernama Yardi. ”Berawal dari informasi masyarakat, anggota kami langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan 45 botol air mineral ukuran besar,” ungkapnya.

Kemudian aparat juga menemukan miras di Dusun Pengempus Sari, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang. Didik mengaku, menyita dua jerigen berisi 60 liter dan 18 botol miras jenis tuak.  ”Disita dari rumah warga bernama Nengah Kajen,” jelas Kapolres.

Didik menjelaskan, operasi tersebut juga menyasar kafe-kafe yang ada di Lombok Utara Di antaranya, sejumlah kafe di Gili Trawangan. Seperti di sebuah kafe di kawasan wisata tersebut polisi menyita tujuh botol minuman keras import.

Lebih lanjut, Didik mengatakan operasi tersebut dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama selama bulan ramadan. Umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa, diharapkan bisa beribadah dengan tenang tanpa ada gangguan kamtibmas.

Dia menegaskan, upaya-upaya meminimalisir peredaran miras dan minuman beralkohol akan terus dilakukan. Termasuk juga mencegah terjadinya bentuk kejatahan lainnya. (bib/r12)

Editor : Akbar Sirinawa
#Gili Trawangan #polres lotara #Brem #mabuk alkohol #miras tradisional #mabuk-mabukan #gili tramena #tuak #tiga gili lombok #Lombok Utara