Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Serunya Perayaan Wisuda PAUD Yayasan Chili Community House, Berkeliling Kebun Binatang dan Nikmati Hidangan Kekinian

Galih Mega Putra S • Selasa, 18 Juni 2024 | 16:58 WIB
RAYAKAN WISUDA: Ketua Yayasan Chili Community House Noor Ain Hussin (tengah) bersama delapan anak didik dan guru PAUD Chili House saat mengunjungi Lombok Wildlife Park. (IST/LOMBOK POST)
RAYAKAN WISUDA: Ketua Yayasan Chili Community House Noor Ain Hussin (tengah) bersama delapan anak didik dan guru PAUD Chili House saat mengunjungi Lombok Wildlife Park. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Tidak ada pakaian mewah, apalagi pentas.

Meski terlihat sederhana, anak didik angkatan pertama PAUD Yayasan Chili Community House ini benar-benar menikmati kegiatan wisuda mereka. 

Delapan anak didik angkatan pertama PAUD Chili House yang ada di Teluk Dalam, Desa Medana ini terlihat semringah.

Mereka akan merayakan wisuda meski sedikit berbeda dari kebanyakan.

Jika biasanya wisuda sekolah diisi dengan berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.

Namun, para anak didik PAUD Chili House ini justru merayakannya di Lombok Wildlife Park.

Kebun binatang di Sigar Penjalin, Tanjung. Di sana, mereka bermain sambil belajar mengenal aneka satwa yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Biasanya, kegiatan perayaan wisuda kerap dikeluhkan orang tua murid.

Itu dinilai memberatkan lantaran adanya biaya yang dipungut.

Kisarannya bisa mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

”Kita ini tidak pungut mereka biaya sepeser pun,” ujar Ketua Yayasan Chili Community House Noor Ain Hussin.

Tak hanya gratis, yayasan juga menyiapkan baju untuk mereka. Selain bermain di kebun binatang, anak didik ini juga diberi kesempatan menikmati makanan yang diinginkan.

Salah satunya adalah makanan khas Italia, pizza.

”Mereka juga kita ajak beli minuman Mixue,” sambungnya.

Ain mengatakan, delapan anak ini diberi kesempatan menikmati hal yang jarang didapatkan.

Pihaknya ingin membuat anak-anak tersebut merasakan kebahagian di hari penting mereka.

”Mereka berfoto, tertawa ceria, merasakan apa yang belum mereka pernah rasakan, mereka bermain kita traktir utuh,” terangnya.

Menurut Ain, delapan anak ini merupakan angkatan pertama PAUD Chili House. Untuk angkatan berikutnya, akan ada sekitar 56 anak yang wisuda.

Secara total, jumlah anak didik di PAUD Chili House sebanyak 143 orang.  

”Di Teluk Dalam ada 90 anak dan di Trawangan ada 53 anak,” bebernya.

Keberadaan PAUD Chili House ini banyak diminati warga. Hal ini terlihat dari daftar antrian orang tua yang ingin anaknya bersekolah di sana. 

Saat ini sudah ada 23 anak yang masuk dalam daftar tunggu.

”Mereka sanggup menunggu sampai tahun depan, bahkan sudah membawakan dokumen anaknya untuk masuk di sini,” beber Ain.

Pembelajaran yang diterapkan PAUD inilah yang menarik perhatian warga di sana.

Yayasan Chili Community House berfokus pada pembentukan karakter anak.

Peserta didik dibina untuk menjadi anak tangguh.

Selain itu, pola pengajaran pada anak juga lebih mudah, tanpa membuat mereka merasa terbebani.

Baik itu belajar membaca, menghitung, dan lainnya. Kurikulumnya juga berbeda dengan PAUD pada umumnya.

”Tapi tidak lari dari standar PAUD umumnya,” katanya.

 PAUD ini memberikan pembelajaran tambahan. Yakni metode Montessori yang berfokus pada keterampilan anak. Termasuk juga belajar Bahasa Inggris. PAUD Chili House memiliki sejumlah kelas ajar.

Di antaranya, Montessori, sekolah Calistung, smart learning, kelas basic English, kelas interaktif, dan lainnya.

”Kita tetap berikan mereka makan gratis yang bergizi seperti sayuran ,tahu, tempe dan lainnya,” bebernya.

 Ain menambahkan, pihaknya ingin menciptakan anak-anak cerdas, pintar dan berkarakter ke depannya.  Sehingga bisa membangun dan berkontribusi bagi keluarga, masyarakat dan negaranya. (fer/r12)

 

Editor : Kimda Farida
#KLU #Medana Festival #paud