LombokPost-Patung karapan sapi yang terletak di Tanak Tepong, Narmada, butuh perhatian pemerintah.
Monumen yang terletak di ruas jalan nasional Mataram-Narmada itu kondisinya sangat memperihatinkan.
Banyak bagian patung yang sudah rusak. Seperti lengan dan bahu sang joki yang tampak sudah retak-retak.
Patung sapi juga tidak terawat dengan cat yang sudah luntur. Bahkan badan sapi menghitam karena tidak pernah dicat.
Selain itu, bagian monumen juga banyak ditumbuhi ilalang.
Kondisi itu menandakan bahwa monumen tersebut tidak pernah mendapat perhatian. Seperti pengecatan atau pembersihan di tubuh patung.
”Ini sangat mengganggu pemandangan. Minimal dicat ulang supaya tidak kusam begini,” kata Khairul Anwar, salah seorang warga.
Sekretaris Komisi III DPRD Lobar Robihatul Khairiyah merasa prihatin dengan kondisi itu.
Dia meminta OPD terkait untuk melakukan perawatan.
”Tolong diperhatikan. Apalagi ini kan ikon Lobar di wilayah perbatasan menuju Mataram,” kata Khairiyah.
Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait yang bertanggung jawab. Yaitu Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lobar.
Dia meminta instansi itu untuk memberi perhatian agar monumen patung sarapan sapi yang sudah berusia puluhan tahun itu tidak terbengkalai.
”Kami akan buka komunikasi dengan pejabat OPD terkait. Kalau sudah dibangun seharusnya tetap dirawat untuk keindahan daerah,’ papar politikus Demokrat itu. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida