LombokPost-Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin di Lombok Utara dan Lombok Barat. Untuk wilayah Lombok Utara cuaca ekstrem menyebabkan banyak pohon tumbang dan rumah rusak. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), saat ini ada 11 rumah rusak di sejumlah dusun.
Dari data terbaru ada dua rumah mengalami kerusakan di Dusun Sira Timur, Desa Sigar Penjaling, Tanjung, Minggu (9/2). ”Rumah tertimpa pohon,” kata Kepala Pelaksana BPBD KLU M Zaldy Rahadian.
Akibatnya sejumlah warga mengalami luka-luka. ”Korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD KLU untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” terangnya.
Zaldy mengaku di waktu bersamaan pihaknya juga melakukan penanganan pohon tumbang di lima titik. Dari kejadian tersebut, ada yang menimpa rumah dan ad juga yang menutup akses jalan raya. ”Kita langsung melakukan evakuasi,” tutupnya.
Di samping itu, terdapat rumah rusak di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang. Di desa ini ada sembilan rumah rusak. Masing-masing empat unit di Dusun Badung, dua rumah di Dusun Malimbu, dan tiga rumah di Dusun Setangi.
Salah satu titik pohon tumbang di Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang. Akibat insiden itu, sempat menghambat arus lalu lintas. Kapolsek Pemenang AKP I Made Susila Artana mengatakan, pihaknya langsung memberikan penanganan.
”Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kami langsung menurunkan personel untuk membersihkan dan mengevakuasi pohon tumbang. Proses berjalan lancar, dan lalulintas kembali normal,” pungkasnya.
Selain di Lombok Utara, hujan lebat disertai angin kencang juga menerjang Lombok Barat (Lobar) selama dua hari terakhir. Cuaca ekstrem itu menyebabkan pohon tumbang dan sejumlah rumah porak poranda.
Rumah rusak di antaranya terjadi di Dusun Kuripan, Desa Kuripan. Rumah warga bernama Ridho, 31 tahun, itu rusak di bagian atap setelah terangkat angin kencang. Rumah rusak lainnya terjadi di Dusun Bunbeleng, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar. Atap rumah warga roboh diterjang angin kencang.
Kerusakan serupa terjadi Dusun Sepi, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong. Atap rumah milik warga bernama Sakrah, 48 tahun, jebol setelah ditiup angin kencang. ”Petugas desa sudah turun untuk gotong royong membersihkan rumah warga yang rusak,” kata Kepala Desa Buwun Mas Rochidi, kemarin (9/2).
Sementara itu, pohon tumbang terjadi di sejumlah titik. Di antaranya terjadi Desa Gerimak, Kecamatan Narmada dan wilayah Gerung dan Jalan Meninting, Batulayar. Pohon tumbang sampai menutupi badan jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. ”Kami sudah turunkan tim untuk melakukan evakuasi,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lobar Sabidin.
Terhadap rumah warga yang rusak, dia memastikan pihaknya akan melakukan tindakan cepat. Termasuk memberikan bantuan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. ”Sedang proses pengusulan untuk mengatasi keadaan darurat ini,” jelas Sabidin.
Pihaknya akan membantu mengusahakan sejumlah material banguna. yang dibutuhkan. Seperti pengadaan atap spandek, kayu, paku dan kebutuhan lainnya. Saat ini BPBD Lobar sudah menyalurkan kebutuhan mendesak. Yaitu berupa selimut, terpal dan matras. (bib/mar/r8)
Editor : Pujo Nugroho