Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Pariwisata KLU Gencarkan Kampanye Desa Wisata

nur cahaya • Kamis, 27 Maret 2025 | 16:04 WIB

 

Dende Dewi Tresni
Dende Dewi Tresni
 

LombokPost - Dinas Pariwisata (Dispar) KLU akan menggelar kampanye desa wisata dalam waktu dekat ini. Rencananya, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Mei nanti di Pantai Klui, Kecamatan Pemenang.

"Untuk menunjang program 99 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara," kata Kepala Dispar KLU Dende Dewi Tresni.

Dia menjelaskan, dalam kampanye desa wisata ini, ada beberapa rangkaian kegiatan.

Di antaranya, MoU dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) KLU, pemberian sertifikat kompetensi ke para pelaku jasa wisata, dan promosi kopi khas Lombok Utara.

 Baca Juga: Kejari Bima Periksa Pejabat Bank BUMN Terkait Dugaan Korupsi Kredit Fiktif

Dende menerangkan, ada beberapa kesepakatan dalam MoU dengan PHRI. Salah satunya kesepakatan dalam bentuk paket wisata.

Di situ, wisatawan yang menginap di sejumlah hotel akan mendapatkan promosi dan diarahkan untuk mengunjungi desa desa wisata yang ada.

Dia menjelaskan, nantinya ada pelatihan kepada  pelaku wisata terkait pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan.

Setelah mengikuti pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat kompetensi.

"Dengan harapan, ada peningkatan SDM di bidang pariwisata, sehingga bisa memberikan pelayanan kepada para wisatawan," imbuhnya.

Menurutnya, desa wisata yang ada harus terus dipromosikan. Dengan demikian, akan semakin banyak wisatawan yang datang.

"Otomatis mampu menggerakan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Seperti yang diketahui, pada tanggal 26 Februari lalu, Bupati KLU Najmul Akhyar melaunching program 99 hari kerjanya.

Najmul mengatakan, dengan peluncuran tersebut, ada beberapa program yang akan dilaksanakannya selama 99 hari pemerintahannya bersama Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri.

Sektor pariwisata menjadi salah satu program yang masuk dalam 99 hari.

Tetapi yang perlu dipahami, katanya, dalam 99 hari bukan berarti visi-misi atau apa yang menjadi janji kampanyenya sudah terlaksana dengan baik.

Akan tetapi baru meletakkan fondasi kuat menuju agenda ke depan.

"Jadi fondasi untuk lima tahun ke depan, tidak berarti tuntas," jelasnya.

Selain itu, program yang juga masuk dalam kelompok ini adalah bidang pendidikan, kepemudaan dan olah raga. Najmul mengatakan, di antara yang dilakukan di bidang ini adalah mendorong pendirian perguruan tinggi negeri di Lombok Utara. (bib/r4)

Editor : Kimda Farida
#Kampanye #pelatihan #Perekonomian #Desa Wisata #phri #kepemudaan