Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Izin Operasional Dermaga Teluk Nara Belum Aktif

nur cahaya • Jumat, 11 April 2025 | 16:10 WIB

 

TEMPAT PENYEBERANGAN: Pelabuhan Teluk Nara hingga saat ini belum beroperasi karena izin operasional belum turun.
TEMPAT PENYEBERANGAN: Pelabuhan Teluk Nara hingga saat ini belum beroperasi karena izin operasional belum turun.
 

LombokPost-Dermaga Teluk Nara di Kecamatan Pemenang sudah bisa digunakan untuk aktivitas penyeberangan. Namun saat ini masih belum bisa digunakan karena izin operasional belum turun.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara Parihin mengatakan meski belum ada izin operasional, dermaga sudah digunakan. Beberapa kapal sudah ada yang sandar.

”Tapi kita tidak pungut apa-apa karena tidak dibolehkan, belum resmi,” jelasnya.

Kapal yang sandar tersebut biasanya kapal dari tiga gili. Ada juga yang dari Bali. Kadang hanya sandar untuk bersih-bersih.

”Kalau bisa tarik sebenarnya lumayan untuk pemasukan, tapi kami tidak bisa menarik apa-apa,” ujarnya.

Menurut Parihin, setelah fasilitas dermaga sudah dibangun akan ada pembenahan di darat.

Dia mengaku, ada beberapa fasilitas yang dibangun. Seperti pembangunan teater dan gedung serbaguna.

”Itu sudah ada masterplannya,” katanya.

Parihin menjelaskan Pelabuhan Teluk Nara tidak hanya sebatas sebagai tempat penyeberangan. Tetapi juga menjadi tempat wisata dan pusat perekonomian.

”Agar wisatawan betah, bisa berlama-lama,” tutur Parihin.

Photo
Photo

Sebelumnya, Kepala Bappeda Lombok Utara Gatot Sugihartono mengatakan pemerintah merencanakan pembangunan pusat perekonomian baru di kawasan Teluk Nara.

Ini diharapkan dapat menciptakan perekonomian inklusif, terutama di sektor pariwisata untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Rencana pembangunan di Teluk Nara mencakup pembangunan dermaga kapal, pos pantau dermaga, sunset view area, lapak dagang UMKM, bangunan terminal.

Kemudian kantor pengelola, pusat informasi, pusat perbelanjaan, hingga penginapan.

Kawasan ini juga akan memiliki balai kesenian untuk mempromosikan budaya lokal, yaitu amfiteater yang berkapasitas 1.000 orang.

Kemudian nanti ada fasilitas pendukung lainnya, seperti restoran, musala, gazebo, kampung wisata healing, kampung guest house, entrance spot garden, halaman parkir dan lain sebagainya. (bib/r8)

Editor : Kimda Farida
#Dermaga #teluk #Pembangunan #Perekonomian #wisata #pelabuhan