LombokPost-Jumlah calon jamaah haji (CJH) Lombok Utara yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 70 orang.
Namun di luar CJH reguler itu, calon jamaah yang masuk cadangan juga berpeluang bisa ke tanah suci tahun ini.
Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Lombok Utara Suparlan mengaku ada 29 CJH cadangan.
Dia mengatakan, mereka sangat mungkin diberangkatkan dengan jamaah reguler.
”Melihat jumlah calon jamaah haji cadangan se-NTB sebanyak 1.045 orang. Maka dapat diartikan besar kemungkinan jamaah haji cadangan KLU akan dapat berangkat tahun 2025 ini,” ujarnya.
CJH Cadangan ini juga telah mengikuti manasik yang dilaksanakan Rabu (9/4).
Manasik diikuti 100 orang, dengan rincian jamaah haji reguler sebanyak 70 orang, CJH cadangan 29 orang, satu petugas haji daerah.
Dia mengaku pemberangkatan sudah dimulai 2 Mei mendatang.
”Calon jamaah haji baik gelombang pertama dan kedua direncanakan berangkat dari 2 hingga 31 Mei,” jelasnya.
Dia menambahkan CJH asal KLU dengan usia termuda 33 tahun.
Yaitu seorang calon jamaah bernama Desi Wulandari asal Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang.
Sedangkan calon jamaah haji tertua berusia 88 tahun atas nama Husein dari Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung.
Sementara itu Bupati KLU Najmul Akhyar berharap seluruh CJH KLU bisa berangkat dengan lancar serta mendapatkan haji mabrur.
”Semoga seluruh CJH tahun 2025 yang mengikuti manasik baik yang reguler maupun cadangan dapat berangkat dan melaksanakan ibadah haji tanpa hambatan,” katanya.
Najmul mengatakan, pemerintah memprioritaskan memberangkatkan jamaah lansia. Karena itu, pada tahun ini tema haji tahun adalah haji ramah lansia dan disabilitas.
”Para pendamping agar menjadikan jamaah lansia sebagai prioritas,” pesannya. (bib/r8)
Editor : Kimda Farida