Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penulis Muda Lombok Utara Publikasikan Buku Cerita Anak Dwibahasa, Nuril Bintang Bahas Soal Permainan Tradisional Gasing

nur cahaya • Jumat, 9 Mei 2025 | 14:54 WIB

 

Nuril Bintang Elyusra
Nuril Bintang Elyusra

Nuril Bintang Elyusra mengaku sangat bahagia.

Bagaimana tidak, baru pertama kali ikut lomba penulisan, langsung mengukir prestasi dalam ajang penulisan Cerita Anak Dwibahasa yang digagas Kantor Bahasa NTB.

-------------------------------------------------

Di beberapa tempat di Lombok Utara, permainan tradisional gasing masih lestari.

Bahkan jadi perlombaan rutin tahunan.

Inilah tema yang diangkat Nuril Bintang Elyusra di ajang penulisan Cerita Anak Dwibahasa yang dilaksanakan Balai Bahasa NTB beberapa waktu lalu.

Nuril mengangkat cerita berjudul Reja dan Gasing Ajaib.

Nuril Bintang mengatakan, dalam cerita yang diangkat dalam tulisan itu menjadi seorang tokoh hidup.

”Yang mengajak anak-anak untuk bermain bersamanya lagi,” jelasnya.

Gasing ajaib dalam cerita ini untuk mengajak anak-anak kembali menyukai permainan tradisional.

Dengan cara itu setidaknya mengurangi bermain dengan gawai.

”Reja seorang anak pemilik gasing ajaib itu juga pantang menyerah dan sabar mengajak teman-temannya kembali ke permainan tradisional lagi,” katanya.

Siswa SMAN 1 Tanjung kelas X ini menambahkan cerita yang diangkatnya itu menjadi simbol perlawanan terhadap dominasi gawai dalam kehidupan anak-anak masa kini.

Tokoh utama bernama Reja berjuang membangkitkan kembali semangat bermain tradisional di tengah teman-temannya yang kecanduan ponsel.

Perempuan asal Desa Sokong, Kecamatan Tanjung ini mengaku keikutsertaannya dalam menulis karya cerita anak merupakan pengalaman pertamanya.

Karena itu, dia merasa sangat bahagia dan beruntung ceritanya lolos publikasi di Balai Bahasa NTB.

”Sebelumnya pernah membuat karya tulis, tapi saya cukup aktif dalam kegiatan-kegiatan diskusi buku atau puisi, saya juga merupakan anggota dari salah satu sanggar seni,” tuturnya.

Nuril Bintang mengatakan, tujuannya mengikuti lomba untuk mengembangkan kemampuan diri.

Photo
Photo

Sekaligus juga untuk menambah pengalaman.

”Harapannya agar ini menjadi penyemangat bagi diri saya sendiri dan teman-teman lain, khususnya di SMAN 1 Tanjung untuk terus berkarya,” pungkasnya. (HABIBUL ADNAN/r8)

Editor : Kimda Farida
#Tanjung #Dwibahasa #penulis #Lombok Utara #tradisional