LombokPost - Belum semua desa di Lombok Utara yang siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih.
Itu terlihat dari jumlah desa yang telah menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
Hingga Senin (26/5), sudah ada 28 desa yang telah melaksanakan Musdesus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan! Ini Syarat dan Proses Rekrutmen Pengurus
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan KLU Haris Nurdin mengatakan desa-desa yang lain juga akan segera menggelar musyawarah.
Jumlah desa di KLU sebanyak 43 desa. Dengan demikian, baru sekitar 63 persen desa di KLU siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih.
”Tetapi angka ini akan terus berubah. Besok enam desa akan musyawarah khusus,” ujarnya, Senin (26/5).
Baca Juga: Wali Kota Bima Tegaskan Pengurus Koperasi Merah Putih Harus Punya Integritas
Pihaknya menargetkan semua desa sudah mengadakan Musdesus pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada 30 Mei nanti.
Sehingga target launching pada 12 Juli mendatang bisa terlaksana.
Haris yakin seluruh desa di KLU nantinya sudah siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga: Lurah Jadi Pengawas Koperasi, Pembentukan Koperasi Merah Putih Kota Mataram Dikebut
Melihat kemajuan saat ini, dimana semakin banyak desa yang menyelesaikan musyawarah.
”Memang sangat mepet, tapi kita kebut terus agar bisa selesai,” katanya.
Dalam pelaksanaan musdesus ini, sebelumya akan ditunjuk pimpinan rapat.
Momen ini sekaligus penentuan pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih.
Termasuk juga membahas berapa simpanan pokok dan simpanan wajib anggota, hingga jenis usaha.
Setelah musyawarah khusus selesai akan dilakukan penandatanganan acara pengukuhan. Seluruh berkas musdesus dibawa ke notaris untuk proses publikasi akte. (bib/r8)
Editor : Kimda Farida