-------------------------------------
Langkah kaki puluhan polisi terdengar mantap saat memasuki lapangan apel Polres Lombok Utara, kemarin pagi (12/9).
Udara masih sejuk, tapi semangat sudah terasa menguasai arena. Hari itu, 60 personel menjalani ujian beladiri Polri. Syarat wajib sebelum pengajuan kenaikan pangkat.
Di barisan depan, wajah-wajah serius berjejer. Ada yang tegang, ada pula yang mencoba menutupi gugup dengan senyum tipis.
Mereka datang dengan harapan sama: naik pangkat. Sebuah pengakuan atas kerja keras dan pengabdian.
“Siap… satu, dua, tiga!” teriak instruktur.
Suara itu langsung disambut tubuh-tubuh kekar yang bergerak serentak. Push up, sit up, peregangan. Napas mulai memburu meski ujian inti belum dimulai.
Tahap pertama: teknik dasar. Berguling, jatuh ke kiri, ke kanan, ke depan. Tubuh menghantam tanah, tapi tak ada keluhan. Justru sorot mata penuh tekad.
Pukulan menghujam udara. Tendangan keras menggema. Simulasi membawa tahanan dilakukan seolah menghadapi pelaku kejahatan sungguhan.
Bagian berikutnya lebih menantang. Beladiri tanpa alat. Seorang peserta diuji melepaskan diri dari cekikan lawan. Dengan cepat ia memutar tubuh, menghentak tangan, dan bebas.
Lainnya berlatih melepas pegangan, menangkis pukulan, hingga balik menyerang. Tegang, meski hanya simulasi.
Tahap akhir: beladiri dengan alat. Tongkat, borgol, hingga kopelrim berubah jadi perpanjangan tubuh.
Tongkat diputar cekatan, borgol dikunci ke tangan lawan pura-pura. Semua dijalani penuh keseriusan.
Di pinggir lapangan, tim penilai mengamati detail. Mencatat setiap gerakan. Tak ada yang luput.
Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta menegaskan, ujian ini bukan hanya syarat kenaikan pangkat.
“Ini pembinaan. Anggota harus siap fisik, mental, dan disiplin. Di lapangan, kemampuan ini jadi bekal utama,” katanya.
Senada, Kabag SDM Polres Lombok Utara AKP Agus Rachman mengaku bangga dengan semangat peserta.
Menurutnya, ujian beladiri ini bukan sekadar administrasi. “Ini komitmen menjaga profesionalisme sebagai aparat penegak hukum,” ujarnya.
Editor : Redaksi Lombok Post