Dari total 43 desa yang ada, seluruhnya telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai wadah penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Project Management Officer (PMO) KDKMP KLU Adi Purmanto mengatakan, bahwa saat ini sebanyak 37 KMP sudah terdaftar dalam sistem SIMKOPDES.
Sementara enam KMP lainnya masih dalam proses pendaftaran.
“Keberadaan KMP menjadi barometer pertumbuhan ekonomi desa. Kami terus dorong agar seluruh KMP segera terdaftar dan aktif beroperasi,” ujar Adi.
Dari 43 KMP yang ada, dua di antaranya sudah membuka Gerai Sembako. Yakni KMP Desa Genggelang dan KMP Desa Rempek di Kecamatan Gangga.
Pembukaan gerai ini menjadi langkah nyata dalam memperluas pelayanan ekonomi masyarakat desa.
Di samping itu, terang Adi, pada Bulan Oktober ini, terdapat tiga KMP yang mengajukan kerja sama kemitraan dengan berbagai layanan ekonomi.
Salah satunya KMP Desa Malaka, Kecamatan Pemenang.
KMP Desa Malaka telah disetujui untuk layanan PLN Agen, Bisnis LPG 3 Kg, dan Agen RPK.
Kemudian KMP Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan yang akan membuka layanan PLN Agen, Kios Pupuk Non-Subsidi, Gerai Sembako, Bisnis LPG 3 Kg, Agen RPK, dan Agen Pos.
Desa terakhir adalah Desa Segaro Katon, Kecamatan Gangga.
Adi mengaku, KMP Desa Segara Katon akan fokus pada layanan kios Pupuk Non-Subsidi.
Adi menambahkan, pihaknya menargetkan pada bulan November mendatang seluruh KMP di Lombok Utara sudah teregistrasi di SIMKOPDES.
Sehingga di bulan itu mulai membuka gerai pelayanan masing-masing.
Ada beberapa kendala utama yang dihadapi. Seperti proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang butuh waktu cukup lama.
"Namun, kami optimis semuanya bisa rampung dalam waktu dekat,” jelasnya.
Selain itu, Adi menyebutkan bahwa pengurus KMP juga akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Menariknya, masyarakat bisa mendaftar menjadi anggota KMP lewat aplikasi di ponsel.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan KLU Haris Nurdin mengapresiasi langkah cepat para pengurus KMP yang telah aktif membuka unit usaha.
Dia membenarkan sudah ada beberapa KMP beroperasi.
Bahkan, dari laporan yang diterimanya, tidak hanya KMP Desa Rempek dan Desa Genggelang yang sudah beroperasi.
Tetapi ada juga Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung yang buka gerai penjualan beras.
Editor : Siti Aeny Maryam