LombokPost – Para pemuda Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, menggelar Lomba Gasing di lapangan umum desa setempat, pekan lalu.
Melalui kegiatan ini diharapkan pelestarian budaya tradisional semakin menguat.
Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri mengatakan, di tengah derasnya pengaruh modernisasi, sangat penting ada upaya pelestarian permainan tradisional.
"Gasing merupakan identitas budaya Lombok Utara yang harus dipertahankan," katanya.
Karena itu, Wabup Kusmalahadi memberikan apresiasi kepada seluruh pemuda Desa Gondang atas inisiatif mereka menghidupkan kembali tradisi lokal.
Ia menegaskan kembali, bahwa keberadaan permainan tradisional adalah bagian dari jati diri masyarakat yang harus terus dijaga dan diwariskan.
“Turnamen gasing ini adalah bukti bahwa budaya kita tidak akan pernah mati. Selama ada generasi yang mau menjaga, tradisi akan tetap hidup. Melihat antusias masyarakat yang luar biasa, insyaallah turnamen gasing akan kita gelar setiap tahun,” ujarnya.
Sejauh ini, sudah beberapa kali even serupa digelar. Dia berharap permainan tradisional gasing terus berkembang, mampu menarik peserta dari berbagai wilayah, dan menjadi agenda budaya tahunan.
Lebih jauh, dia menilai, turnamen ini bukan sekadar kompetisi. Tetapi juga sarana menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur. Permainan tradisional dianggap sebagai akar budaya yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Editor : Marthadi