Ini terbukti dengan minimnya bantuan untuk menunjang profesi mereka sebagai nelayan.
Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara Artadi berharap, ke depan ada perhatian lebih kepada masyarakat nelayan.
Terutama bagi mereka yang menggantungkan hidupnya dari hasil melaut. “Sayangnya, perhatian terhadap nelayan masih kurang,” ujarnya.
Artadi menyampaikan, nelayan pesisir sangat membutuhkan dukungan nyata, terutama peralatan melaut.
Namun, perhatian terhadap kelompok ini masih tergolong minim, padahal sebagian besar masyarakat di wilayah pesisir menggantungkan hidup dari hasil laut.
Atas dasar itu, terangnya, dia mengarahkan sejumlah programnya untuk peningkatan kesejahteraan nelayan.
Misalnya dengan memberi bantuan peralatan masyarakat nelayan melalui program Pokok Pikiran (Pokir).
Seperti dengan memberikan sejumlah alat tangkap nelayan kepada masyarakat pesisir Pantai Penyambuan, Kecamatan Tanjung, belum lama ini. Artadi mengaku, bantuan disalurkan kepada dua kelompok nelayan.
Masing-masing kelompok beranggotakan 30 orang. Berbagai alat nelayan diserahkan, di antaranya mesin tempel, mesin ketinting, sampan, accu, serta perlengkapan penunjang lainnya.
Baca Juga: DLH Lombok Utara Imbau Masyarakat Hentikan Praktik Bakar Lahan
Artadi berharap, bantuan alat nelayan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan pesisir.
“Bisa menjadi pemicu meningkatnya kesejahteraan nelayan,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam