Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

29 Siswa SD di Desa Malaka Diduga Keracunan MBG

Habibul Adnan • Kamis, 12 Februari 2026 | 20:51 WIB
PENANGANAN MEDIS: Para siswa SD saat dirawat di Puskesmas Nipah kemarin. Mereka diduga keracunan MBG
PENANGANAN MEDIS: Para siswa SD saat dirawat di Puskesmas Nipah kemarin. Mereka diduga keracunan MBG

LombokPost – Puluhan siswa Sekolah Dasar di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang dilarikan ke Puskesmas Nipah, Rabu (11/2).

Mereka dibawa ke fasilitas kesehatan (faskes) tersebut setelah diduga mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Desa Malak Akmaludin Ichwan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan, kejadian diduga keracunan terjadi di SDN 2 Malaka setelah para siswa menyantap MBG yang disuplai dari dapur MBG Dusun Pandanan.

“Ya, benar ada siswa yang mengalami muntah-muntah setelah menerima MBG," katanya.

Akan tetapi kabarnya tidak hanya satu sekolah yang mengalami keracunan.

Untuk di SDN 2 Malaka, terang Akmaludin, tercatat sekitar 20 siswa yang diduga mengalami keracunan.

Mereka yang mengalami gejala langsung dibawa ke Puskesmas Nipah untuk mendapatkan penanganan medis.

Akmaludin berharap, kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pengelola dapur MBG agar ke depan membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih baik dengan pemerintah desa dan pihak sekolah.

“Sejauh ini kami belum berkomunikasi langsung dengan pihak dapur, tapi harapan kami kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan ke depan ada koordinasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Nipah Iin Puspitaningrum, mengatakan bahwa dugaan keracunan masih dalam tahap pemeriksaan.

Untuk memastikan penyebabnya, sampel makanan serta muntahan siswa telah dikirim ke laboratorium provinsi.

“Masih diduga. Sampel makanan dan muntahan sudah kami kirim ke laboratorium provinsi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Iin.

Iin juga mengkonfirmasi jumlah siswa yang mendapatkan penanganan mencapai 30 orang. Dia mengaku, petugas medis langsung mendapatkan penanganan.

Hanya saja dia tidak menjawab di sekolah mana saja siswa diduga keracunan MBG itu.

"Langkah kami langsung melakukan penanganan emergency," katanya.

Editor : Prihadi Zoldic
#sppg desa Malaka Lombok Utara ditutup #mbg Lombok utara #Siswa Keracunan MBG #siswa di Lombok Utara diduga keracunan MBG