LombokPost – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan akan melanjutkan penataan kawasan Alun-Alun Tioq Tata Tunaq pada tahun ini.
Setelah pembangunan di bagian depan rampung, fokus penataan kini diarahkan ke area belakang.
Sekda KLU Sahabudin menyampaikan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk pembangunan infrastruktur pendukung ini.
Fasilitas tersebut akan mempercantik sekaligus memaksimalkan fungsi kawasan alun-alun sebagai ruang publik.
Salah satu fasilitas utama yang akan dibangun adalah Berugaq Beleq.
Fasilitas ini dirancang sebagai ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.
Seperti bisa dimanfaatkan untuk acara resepsi pernikahan, kegiatan adat, hingga rapat-rapat.
Menariknya, masyarakat yang ingin menggunakan Berugaq Beleq tidak akan dikenakan biaya sewa.
“Anggaran Rp 9 miliar itu untuk seluruh penataan di bagian belakang, termasuk pembangunan Berugaq Beleq,” ujar Sahabudin.
Selain Berugaq Beleq, penataan juga mencakup pembangunan gapura, lapak UMKM, dan trek joging.
Sahabudin mengaki, nantinya juga ada fasilitas ruang ramah anak, fasilitas olahraga, serta sarana penunjang lainnya.
Baca Juga: Bupati Lombok Utara Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersama-sama Jaga Kondusivitas
Sebelumnya, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyampaikan, alun-alun Tioq Tata Tunaq hanya didesain sebagai kawasan ruang terbuka hijau tempat bersantai.
Tetapi diproyeksi menjadi pusat aktivitas masyarakat. Adanya Barugak Beleq disebutnya akan memperkuat fungsi tersebut.
Ia menjelaskan, pembangunan Barugak Beleq merupakan bagian dari penataan menyeluruh kawasan alun-alun.
Tujuannya, agar lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan.
Dengan konsep itu, lanjut Najmul, diharapkan mampu menghadirkan ruang publik yang hidup sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.
“Kita ingin masyarakat Lombok Utara ini senang dan sehat,” katanya.
Editor : Marthadi