LombokPost - Sejumlah desa di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih menghadapi kendala dalam menyiapkan lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Di antara desa yang mengalami kendala demikian adalah Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang.
Hingga saat ini, lahan yang direncanakan untuk pembangunan gerai koperasi dinilai belum memenuhi ketentuan luas yang dipersyaratkan.
Kepala Desa Pemenang Timur Muhammad Amir mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengusulkan lokasi lahan.
“Kami masih bingung mencari lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Memang sudah ada lahan yang diusulkan, tetapi luasnya belum memenuhi ketentuan yang diminta,” ujar Amir.
Menurutnya, pemerintah desa terus berupaya mencari alternatif lahan lain agar rencana pembangunan KDMP tetap dapat direalisasikan.
Sebab, dia meyakini keberadaan koperasi Merah Putih akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Di sisi lain, Amir menegaskan bahwa pemerintah desa juga tetap memprioritaskan penanganan stunting.
Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat agar penggunaan Dana Desa (DD) salah satunya difokuskan pada upaya penanganan stunting.
Apalagi angka stunting di Desa Pemenang Timur masih cukup tinggi. Sehingga dia menilai perlu ada keseriusan dalam penanganan masalah ini.
"Ada beberapa program konkret yang kita laksanakan untuk pengiriman stunting," kata Muhammad Amir.
Misalnya dengan pemberian makanan bergizi. Kemudian ada edukasi secara langsung kepada orang tua.
"Pasti ada intervensi, dengan disesuaikan kemampuan keuangan desa," pungkasnya.
Editor : Rury Anjas Andita