ARAH PELABUHAN: Suasana lalu lintas di Perempatan Pemenang. Dishub akan kaji urgensi pemasangan traffict light di tempat ini. (HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST)LombokPost - Kabupaten Lombok Utara (KLU) hingga kini belum memiliki traffic light atau lampu lalu lintas di ruas jalan utama.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera dikaji, mengingat meningkatnya arus kendaraan di sejumlah titik strategis.
Plt Kepala Dinas Perhubungan KLU M Iwan Asmara mengakui keberadaan traffic light memang dibutuhkan.
Baca Juga: KLU Kebut Inovasi Kabupaten Layak Anak, Wabup Kusmalahadi Tekankan Sinergi Lintas Sektor
Namun demikian, pihaknya masih akan melakukan pembahasan dan pengkajian lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
”Kalau memang diperlukan, tentu akan kita pasang. Tapi harus melalui kajian dulu,” ujarnya.
Dia juga mengakui Lombok Utara belum memiliki lampu merah. Karena sejauh ini belum ada titik keramaian di jalan raya yang membuat pemasangan traffict light cukup mendesak.
Baca Juga: Sengketa Berakhir! Pemda KLU Eksekusi Pustu Senaru, Langsung Difungsikan untuk Posyandu
”Nanti kita akan kaji bersama,” kata Iwan.
Plt Kasat Lantas Polres KLU Iptu Made Purnaya
Ia mengatakan pihak kepolisian siap terlibat dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Dia menilai, terkait rencana pemasangan lampu lalu lintas tersebut membutuhkan pengkajian komprehensif.
Baca Juga: Wabup KLU Tinjau Banjir Pemenang di Dusun Kerujuk, 70 Warga Sempat Dievakuasi
Menurutnya, ada sejumlah titik di KLU yang sudah cukup padat dan berpotensi menimbulkan kerawanan lalu lintas. Salah satu titik yang disorot adalah perempatan Pemenang.
Kawasan ini dinilai cukup ramai karena menjadi jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah.
Seperti dari arah Pelabuhan Bangsal, Senggigi, dan Pusuk. ”Di sana arus lalu lintas cukup padat, sehingga perlu pengaturan yang lebih baik,” katanya.
Selain traffic light, pihak kepolisian juga mengusulkan pemasangan rambu lampu kuning di beberapa titik rawan sebagai langkah awal meningkatkan kewaspadaan pengendara.
Di antaranya di pertigaan Sokong atau sebelah timur Pasar Tanjung, yang dinilai membutuhkan lampu peringatan agar pengendara lebih berhati-hati.
Selanjutnya di pertigaan Sasak Narmada, Desa Sama Guna, serta pertigaan Karang Bayan atau di sekitar pertigaan Bank NTB Syariah Tanjung. ”Penting sebagai tanda peringatan agar pengendara lebih waspada di titik-titik tersebut,” tutup Purnaya. (bib/r8)
Editor : Redaksi