LombokPost - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara Hakamah bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) panen padi gogo, Senin (20/4).
Panen dilaksanakan di lahan kering Dusun Dasan Dangar, Desa Rempek, Kecamatan Gangga.
Padi gogo tersebut dibudidayakan di lahan milik pengurus Kelompok Tani Kembang Biru binaan HKTI.
Baca Juga: Lombok Utara Terima 16,9 Ton Bantuan Benih Padi Gogo
Menariknya, tanaman padi ditanam dengan pola tumpangsari di bawah tegakan pohon kelapa dan di sela-sela tanaman kakao.
Hakamah mengatakan, hasil panen padi gogo tahun ini cukup menggembirakan. Meski ditanam di lahan kering, pertumbuhannya dinilai sangat baik dan mampu menghasilkan panen yang menjanjikan.
”Hari ini bersama petani HKTI kami melaksanakan panen padi gogo di lahan kering yang dibudidayakan di bawah tegakan pohon kelapa dan di sela pohon kakao di Desa Rempek. Alhamdulillah hasilnya sangat bagus,” ujar Hakamah.
Baca Juga: Berhasil Entaskan Kelaparan di Masa Lalu, Pemprov NTB Berupaya Pertahankan Varietas Padi Gogo
Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan, budidaya padi gogo di lahan kering cukup berhasil. Ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Lombok Utara memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pemanfaatan lahan perkebunan.
Ia menilai keberadaan padi gogo tidak hanya dapat memperkuat ketahanan pangan di Lombok Utara. Tetapi juga mampu menopang ekonomi petani yang selama ini bergantung pada komoditas perkebunan seperti kakao dan kelapa.
Dia berharap, ini juga berdampak terhadap ketahanan pangan di NTB. ”Semakin kuat dan ditopang oleh ragam komoditas petani yang tumbuh baik,” katanya.
Baca Juga: Menko Airlangga: Padi Gogo Solusi Produktivitas Lahan Kering di Indonesia
Hakamah menjelaskan pola tanam tumpangsari antara padi gogo dengan tanaman kakao dan kelapa terbukti cukup efektif.
Selain memanfaatkan lahan kosong di sela tanaman perkebunan, pola tersebut juga dinilai dapat menambah pendapatan petani.
Ke depan, penanaman padi gogo di lahan kering akan diperluas pada akhir 2026. HKTI bersama kelompok tani berencana menanam kembali padi gogo di lahan anggota dengan menggunakan bibit lokal khas Lombok Utara.
Bibit yang akan digunakan merupakan varietas padi gogo lahan kering lokal KLU. Penanaman direncanakan diperluas di sejumlah lahan anggota dengan pola tumpangsari bersama tanaman kakao, kelapa, pisang, dan komoditas lainnya. (bib/r8)
Editor : Redaksi