Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DPRD Lombok Utara akan Panggil Manajemen PDAM Soal Isu E. Coli

Habibul Adnan • Minggu, 7 Juni 2026 | 15:10 WIB
AKAN KLARIFIKASI: Air PDAM disebut mengandung E. coli. Untuk memastikan kebenaran isu ini, dewan akan memanggil PDAM.
AKAN KLARIFIKASI: Air PDAM disebut mengandung E. coli. Untuk memastikan kebenaran isu ini, dewan akan memanggil PDAM.

LombokPost – DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menseriusi beredarnya isu air PDAM Amerta Dayan Gunung terkait yang mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli).

Dewan berencana akan memanggil manajemen PDAM untuk meminta klarifikasi khusus terkait hal itu.

Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah menilai, persoalan tersebut harus segera diklarifikasi. Sebab, masalah itu menyangkut kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat.

"Komisi II sudah berkoordinasi dan segera memanggil manajemen PDAM," jelasnya.

 Hakamah mengaku, sejauh ini lembaga dewan belum mendapatkan informasi terkait hal itu. Dia hanya baru mendengar melalui pemberitaan di media.

"Kami perlu mengetahui kondisi sebenarnya berdasarkan data dan hasil laboratorium yang valid,” tambahnya.

Jika benar air PDAM ada kandungan E. coli, apalagi sampai melebihi ambang batas yang diperbolehkan, maka harus ada langkah penanganan.

Baca Juga: Sistem Beach Well dalam Penyediaan Air Bersih di Gili Meno Tunggu Izin Pemerintah Pusat

Tidak hanya memperbaiki aspek teknis distribusi, tetapi juga evaluasi terhadap sistem pengawasan kualitas air.

Menurutnya, air bersih yang disalurkan kepada masyarakat harus memenuhi standar kesehatan.

Karena itu, kualitas air wajib dipastikan tetap aman dan layak digunakan. “Air yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat harus dipastikan sehat dan memenuhi standar,” tegasnya.

Hakamah juga mendorong agar ada pengujian kualitas air secara berkala.

Pengawasan rutin tersebut dinilai penting mengingat kondisi lingkungan dan cuaca dapat memengaruhi kualitas sumber air yang digunakan.

Baca Juga: PT TCN dan PDAM Lombok Utara Dijatuhi Denda Rp 12 Miliar Atas Persekongkolan Tender Air Bersih

Sebelumnya, Keluarga Besar Mahasiswa Lombok Utara (KBMLU) menyoroti hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Kota Mataram terhadap sejumlah sampel air PDAM pada April 2026 lalu.

Dalam hasil uji tersebut ditemukan kandungan Total Coliform dan E. coli di beberapa lokasi.

Di antaranya Dusun Luk Barat, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga dengan temuan Total Coliform 50 CFU/100 ml dan E. coli 28 CFU/100 ml.

Ada juga temuan Coliform 22 CFU/100 ml di Dusun Langgem Sari, Desa Sama Guna, serta 11 CFU/100 ml di wilayah Desa Gondang.

Manager Teknik PDAM Amerta Dayan Gunung Malik Achmad Aljabar membantah adanya kandungan E. coli.

Baca Juga: Butuh Rp 1,5 Miliar untuk Bebaskan Lahan Kampung Nelayan Merah Putih di Bayan Lombok Utara

Hal itu dibuktikan dengan hasil pengujian lanjutan Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi Provinsi NTB pada 28 April 2026 lalu.

Hasil pengujian lanjutan menunjukkan kondisi yang berbeda. Pada titik Timur Lekok tidak ditemukan Total Coliform maupun E. coli.

Sementara pada titik Kran SPPG Luk Timur ditemukan Total Coliform sebesar 10 CFU/100 ml, dan E. coli tidak ditemukan atau tercatat 0 CFU/100 ml.

Baca Juga: Pemda KLU Bantah Wacana Pengalihan Trayek Kapal Cepat ke Senggiigi

Malik mengaku, PDAM Amerta Dayan Gunung sejauh ini rutin melakukan pengawasan kualitas air.

Yaitu dengan pengujian laboratorium secara berkala yang dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Di luar pengujian laboratorium berkala tersebut, pengawasan internal juga dilakukan setiap hari oleh petugas PDAM.

Salah satunya melalui pemantauan parameter kualitas air menggunakan peralatan pengukur yang tersedia di instalasi pengolahan dan jaringan distribusi. 

Editor : Kimda Farida
#pdam amerta dayang gunung #air pdam amerta dayan gunung #air pdam mengandung bakteri #distribusi air #E coli