LombokPost – Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada tahun ini terdapat di tiga titik. Ketiga lokasi tersebut seluruhnya berada di Kecamatan Bayan.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran program SPAM yakni Desa Loloan, Andalan, dan Sukadana.
Melalui program ini, masyarakat akan mendapatkan sambungan, lengkap dengan meter air tanpa dipungut biaya pemasangan.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) KLU Rangga Wijaya mengatakan, sejauh ini pembangunannya belum dimulai.
Pasalnya, tahapan lelang masih berjalan. "Bulan ini sudah pengumuman pemenang lelang," kata Rangga.
Baca Juga: Pemda KLU Usulkan Rehabilitasi dan Pembangunan Sejumlah Jaringan Irigasi
Dia menjelaskan, program SPAM merupakan upaya pemerintah memperluas akses air minum layak bagi warga.
Terutama di deerah yang selama ini belum terlayani secara optimal. “Masyarakat diberikan meter air gratis. Warga hanya membayar iuran bulanan,” ujar Rangga.
Ia menjelaskan, program SPAM meliputi pemasangan jaringan pipa HDPE, berbagai aksesoris penunjang jaringan perpipaan, meter air, hingga pembangunan sarana pendukung distribusi. Seperti bak penampungan atau reservoar.
Menurutnya, setiap SPAM dirancang mampu melayani sekitar 200 kepala keluarga (KK).
Baca Juga: DPRD Lombok Utara akan Panggil Manajemen PDAM Soal Isu E. Coli
Dengan demikian, total sekitar 600 KK di tiga desa tersebut berpotensi memperoleh akses layanan air bersih yang lebih baik.
Anggaran program ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk pekerjaan SPAM di tiga titik itu, anggaran yang disediakan sebesar Rp 3,8 miliar.
Sementara itu, Jabatan Fungsional Muda Penyehatan Lingkungan Bidang Cipta Karya PUPR-Perkim KLU Nela Isniati menjelaskan, pasokan air untuk tiga SPAM tersebut berasal dari SPAM Senaru yang dibangun pada 2023 lalu.
Menurut Nela, SPAM Senaru memiliki kapasitas produksi mencapai 25 liter per detik.
Editor : Kimda Farida