Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Bhayangkari Lombok Utara Fokus Bantu Ketersediaan Stok Darah

Marthadi • Jumat, 19 Juni 2026 | 18:17 WIB
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Heny Agus Purwanta (kiri) memantau kegiatan donor darah menyambut HUT Bhayangkara ke-80.
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Heny Agus Purwanta (kiri) memantau kegiatan donor darah menyambut HUT Bhayangkara ke-80.

LombokPost - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Bhayangkari Cabang Lombok Utara menggelar aksi donor darah di Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSUD Lombok Utara, Kamis (18/6). Kegiatan ini melibatkan personel Polri dan anggota Bhayangkari sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Lombok Utara.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Heny Agus Purwanta mengatakan donor darah merupakan program rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan serupa telah dilakukan secara berkelanjutan sejak Januari 2025 dalam berbagai momentum, mulai dari peringatan Hari Bhayangkara, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari, hingga HUT Polair.

“Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kami kepada masyarakat. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.

Baca Juga: PLN UIP Nusra Gandeng Polda NTB Kawal Proyek Listrik, SUTT Mataram-Mantang Jadi Prioritas

Selain mendukung ketersediaan darah di rumah sakit, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pemeriksaan kesehatan bagi anggota Polri dan Bhayangkari. Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis.

Tahapan pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), wawancara riwayat kesehatan, serta verifikasi sejumlah persyaratan medis yang harus dipenuhi calon pendonor.

Heny menjelaskan, melalui proses skrining tersebut peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini. Jika ditemukan indikasi penyakit tertentu atau kondisi yang tidak memenuhi syarat donor, peserta tidak dapat melanjutkan proses pengambilan darah.

“Selain membantu sesama, donor darah juga menjadi sarana untuk memantau kesehatan personel secara berkala. Karena itu kami terus mendorong anggota Polri dan Bhayangkari agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan donor darah,” katanya.

Baca Juga: Siswa MAN 2 Mataram Raih Juara II Tahfiz 10 Juz di MTQ NTB 2026

Ia menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi ajang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan darah untuk pelayanan kesehatan masih cukup tinggi sehingga partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sangat dibutuhkan.

“Setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Semakin banyak pendonor, semakin besar pula peluang membantu menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lombok Utara. Selain mendukung ketersediaan stok darah, kegiatan itu juga memperkuat semangat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan di lingkungan keluarga besar Polri.

Editor : Marthadi
#Hari Bhayangkara ke-80 #Donor darah Lombok Utara #Stok darah NTB #bhayangkari Lombok utara #rsud lombok utara