LombokPost - Kirab obor sampai di Lombok Utara setelah menempuh perjalanan hampir 500 kilometer dari Kota Bima. Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri sebagai simbol estafet semangat olahraga menuju pembukaan Porprov NTB 2026.
Wakil Ketua Umum KONI NTB Bidang Sarana, Prasarana, dan Perencanaan Anggaran, Ridwan Syah menjelaskan, kirab obor merupakan bagian dari misi Gubernur NTB untuk membangkitkan semangat masyarakat menyambut pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi ini.
Dia mengaku, perjalanan bertajuk Bentang Sumbawa Lombok 456 KM dimulai dari Bima pada Senin (13/7). Meski target awal sejauh 456 kilometer, hingga tiba di Lombok Utara rombongan telah menempuh sekitar 490 kilometer dan diperkirakan mencapai lebih dari 500 kilometer saat obor diserahkan kepada Gubernur NTB di Kota Mataram.
Kirab obor ini merupakan tradisi untuk menggelorakan semangat seluruh masyarakat NTB dalam menyambut Porprov
Ridwan mengungkapkan, dalam perjalanan sempat terjadi kendala ketika api obor padam sesaat menjelang tiba di Lombok Utara. Namun kondisi tersebut hanya disebabkan kendala teknis dan tidak mengurangi makna maupun semangat yang dibawa sepanjang perjalanan.
Baca Juga: Bupati Najmul Ingin Masyarakat Merasakan Kemeriahan HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara
“Sepanjang hampir 500 kilometer perjalanan, api tidak pernah padam. Kalau pun tadi sempat mati, kemungkinan hanya karena persoalan teknis. Yang terpenting, semangat kita tidak boleh padam untuk terus mengabdi dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga,” katanya.
Ridwan menambahkan, Porprov XII NTB menjadi momentum penting dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 yang akan digelar bersama oleh Provinsi NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan DKI Jakarta sebagai daerah penyangga.
Editor : Kimda Farida