LombokPost - RSUD Lombok Utara mengutus tiga perawat untuk bergabung dalam misi kemanusiaan ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mereka akan membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi.
Ketika bencana datang, batas wilayah seolah tak lagi berarti. Dari Lombok Utara, kepedulian itu bergerak k menuju NTT. Inilah yang ditunjukkan manajemen RSUD Lombok Utara.
Kepedulian itu ditunjukkan dengan mengutus tiga perawat untuk bergabung dalam misi kemanusiaan bagi korban gempa di NTT.
Ketiganya yakni Muhsin, A.Md.Kep, M. Jupri Japar, A.Md.Kep, dan M. Fikri Japar, A.Md.Kep.
Direktur RSUD Lombok Utara drg. Nova Budiharjo mengatakan, tim medis yang diutus ke NTT akan berada di lokasi bencana selama beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Pemda KLU Tekankan Kualitas Belanja di Perubahan APBD
Mereka membawa satu misi: membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.
“Personel tenaga medis yang turun bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal. Kami juga mendoakan semoga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat,” ungkap Nova.
Keberangkatan tiga perawat tersebut bukan kali pertama RSUD Lombok Utara mengirim tenaga kesehatan ke wilayah terdampak bencana.
Sebelumnya, rumah sakit milik Pemkab Lombok Utara itu juga telah mengirim seorang dokter umum untuk membantu penanganan di lokasi bencana.
Baca Juga: Pantai hingga Kawasan Perbukitan Jadi Spot Menikmati Sunrise dan Sunset di Lombok Utara
Kini, tiga perawat kembali menyusul. Mereka telah tiba di Labuan Bajo dan bersiap menjalankan tugas kemanusiaan.
Bagi jajaran direksi, manajemen, dan seluruh civitas hospitalia RSUD Lombok Utara, keberangkatan tersebut bukan sekadar tugas kedinasan.
Ada kepedulian dan rasa kemanusiaan yang ikut dibawa dari Lombok Utara untuk masyarakat NTT.
“Selaku pimpinan Direksi dan Manajemen, kami menyampaikan apresiasi serta doa atas pengabdian yang dijalankan para petugas medis RSUD,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD KLU Dorong Pembangunan Dermaga Lekok dan Koperasi Nelayan Merah Putih
Nova juga menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT.
Ia berharap kehadiran tenaga kesehatan dari Lombok Utara dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan.
Di tengah situasi darurat, para tenaga kesehatan itu menjadi bagian kecil dari ikhtiar besar untuk memastikan warga terdampak bencana tetap mendapatkan hak atas pelayanan kesehatan.
Dari Lombok Utara, mereka berangkat membawa seragam dan keahlian. Namun yang tak kalah penting, mereka membawa pesan bahwa dalam situasi bencana, solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas daerah.
Editor : Kimda Farida