LombokPost – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memiliki sistem jemput bola dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).
Yaitu dengan memberikan pelayanan langsung menyambangi desa-desa.
Pola ini dinilai memberikan kemudahan kepada masyarakat. Karena itu, jemput bola tersebut mendapat apresiasi.
"Sangat membantu kami," kata Nuranto, salah satu warga KLU.
Terutama bagi warga yang selama ini terkendala jarak dan biaya untuk mengurus dokumen kependudukan.
Dengan petugas datang ke desa-desa, warga tidak lagi harus selalu datang ke kantor Dukcapil.
Pria asal Desa Samaguna, Kecamatan Tanjung itu mengaku terbantu dengan pola pelayanan tersebut.
Baca Juga: Akad Lombok Utara Minta Pemda Beri Kepastian Skema Pemanfaatan Lahan Kopdes Merah Putih
Menurut dia, pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi warga lanjut usia (lansia).
“Alhamdulillah dengan adanya pelayanan sampai ke desa, kami jadi tidak perlu jauh-jauh ke Dukcapil. Hemat biaya transport, hemat waktu. Ini sangat membantu warga terutama yang sudah lansia,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan jemput bola tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga seluruh masyarakat Lombok Utara memiliki akses yang sama terhadap pelayanan administrasi kependudukan.
Menurutnya, pelayanan publik idealnya memang semakin dekat dengan masyarakat. Terlebih, dokumen kependudukan menjadi kebutuhan penting dalam berbagai keperluan administrasi.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga layanan pemerintahan lainnya.
Sekretaris Dukcapil KLU Arif Aryadi mengatakan, pelayanan keliling merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
Petugas dijadwalkan mengunjungi desa-desa secara bergilir setiap pekan. “Setiap minggu kami turun ke desa, yaitu hari Selasa dan Kamis," ujarnya.
Baca Juga: Polres KLU Amankan 14 Tersangka Narkotika, Dua Diantaranya Pelajar
Menurutnya, cakupan pelayanan dibuat seluas mungkin agar seluruh wilayah Lombok Utara mendapatkan kesempatan yang sama.
Petugas menyasar desa-desa mulai dari Sambik Elen, Kecamatan Bayan, hingga Desa Malaka, termasuk Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang.
Editor : Kimda Farida