Pemda KLU Disarankan Matangkan Persiapan KPBU APJ 

Habibul Adnan • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:23 WIB
BAGIAN PERSIAPAN: Pelaksanaan Capacity Building APJ di kantor PT PII, Jakarta, belum lama ini.
BAGIAN PERSIAPAN: Pelaksanaan Capacity Building APJ di kantor PT PII, Jakarta, belum lama ini.

LombokPost – Pemda KLU disarankan mempersiapkan secara matang rencana pembangunan penerangan jalan umum (APJ) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Seperti persiapan kajian kelayakan agar memiliki tingkat kepercayaan bagi calon mitra.

“Sebelum proyek sampai pada tahap kerja sama dengan badan usaha, diperlukan proses penyiapan proyek yang matang,” kata Plt Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Donny Hamdani.

Menurutnya, kajian kelayakan harus mampu memastikan proyek layak dari sisi teknis, finansial, sosial, maupun lingkungan.

Hal tersebut penting agar proyek memiliki tingkat kepercayaan yang memadai ketika nantinya ditawarkan kepada badan usaha dan lembaga pembiayaan.

“Ini adalah salah satu hal yang kita coba berikan dari awal, sehingga nanti pada saat proyek ini dikerjasamakan dengan mitra, badan usaha juga memiliki confidence yang sama untuk bisa terlibat dan bekerja sama dengan pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: PMK Masih Nihil, KLU Tetap Perketat Pengawasan Ternak

Donny menambahkan, KPBU merupakan salah satu alternatif pembiayaan pembangunan.

Karena itu, diperlukan pemahaman bersama sejak awal mengenai tahapan pengembangan proyek, mulai dari penyiapan hingga memasuki tahap kerja sama dan pembiayaan.

Untuk sektor APJ, menurutnya, aspek teknis relatif tidak terlalu kompleks. Kondisi tersebut membuka peluang proyek dipersiapkan dalam waktu relatif singkat, dengan catatan seluruh pihak memberikan dukungan sesuai perannya.

Di tengah proses penyiapan tersebut, DPRD KLU tetap menaruh perhatian pada kemampuan fiskal daerah.

Baca Juga: UMKM KLU Enggan Pasarkan Produk di Retail Modern, Ini Alasannya

Wakil Ketua I DPRD KLU Hakamah mengatakan, salah satu hal yang perlu dipastikan adalah kemampuan pemerintah daerah memenuhi kewajiban availability payment dalam jangka panjang.

Pemkab KLU menargetkan pengembangan proyek APJ tidak berhenti pada pembangunan fisik.

Tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan penerangan jalan.

Baca Juga: KLU Borong Dua Penghargaan Nasional, Dapat Insentif Rp2 Miliar

Bupati KLU Najmul Akhyar, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat, responsif, dan kolaboratif dalam mendukung pengembangan proyek.

Termasuk memperkuat koordinasi dengan PT PII serta kementerian dan lembaga terkait.

Dia memastikan seluruh proses yang dijalankan dengan semangat menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.

"Tidak hanya berorientasi pada terealisasinya sebuah proyek," katanya.

Editor : Kimda Farida
matangkan persiapan kpbu PT PII kelayakan kpbu apj KPBU APJ Lombok Utara Pemda KLU