Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Starlink Ditolak, Elon Musk Meledak: Sebut CEO Ryanair “Idiot Total”

Marthadi • Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46 WIB

Elon Musk secara terbuka menyebut O’Leary sebagai “idiot total” dan menyerukan agar ia dipecat. (X.com)
Elon Musk secara terbuka menyebut O’Leary sebagai “idiot total” dan menyerukan agar ia dipecat. (X.com)
LombokPost - Perseteruan antara Elon Musk dan CEO Ryanair Michael O’Leary kian memanas.

Bos SpaceX itu secara terbuka menyebut O’Leary sebagai “idiot total” dan menyerukan agar ia dipecat, menyusul keputusan Ryanair menolak pemasangan layanan internet satelit Starlink di armada pesawatnya.

Polemik ini bermula ketika O’Leary menyatakan Ryanair tidak tertarik memasang Starlink di lebih dari 600 pesawat mereka.

Menurutnya, antena Starlink akan menambah hambatan udara (drag) yang berdampak pada kenaikan konsumsi bahan bakar.

O’Leary bahkan memperkirakan penggunaan Starlink dapat membebani Ryanair hingga 250 juta dolar AS per tahun.

Saling Serang di Ruang Publik

Menanggapi pernyataan tersebut, Musk melalui platform media sosial X menyebut O’Leary “salah informasi”. Ia menilai Ryanair tidak memahami cara mengukur dampak bahan bakar dari perangkat Starlink.

Namun, perang kata tak berhenti di situ. Dalam wawancara dengan radio Irlandia Newstalk, O’Leary balik menyerang. Ia menyebut Musk tidak tahu apa pun soal dunia penerbangan dan aerodinamika, menyematkan label “idiot”, serta menyebut X sebagai “tempat yang menjijikkan”.

Musk kemudian membalas keras.

“CEO Ryanair adalah idiot total. Pecat dia,” tulis Musk di X. Saat seorang pengguna menyarankan Musk membeli Ryanair dan memecat O’Leary sendiri, Musk menjawab singkat, “Ide bagus.”

Starlink Diburu Maskapai Besar

Di luar kontroversi, Starlink kini menjadi pemain penting dalam layanan WiFi dalam pesawat. Jaringan satelit orbit rendah milik SpaceX ini menawarkan koneksi yang lebih cepat dan stabil dibandingkan sistem konvensional.

Lebih dari dua lusin maskapai dunia, termasuk United Airlines, Qatar Airways, dan Lufthansa, telah mulai mengadopsi Starlink di armada mereka.

Meski nilai kontraknya belum diumumkan, analis menilai Starlink merupakan layanan premium yang lebih cocok bagi maskapai jarak jauh dan full-service, ketimbang maskapai bertarif rendah seperti Ryanair.

Editor : Marthadi
#WiFi pesawat Starlink #Elon Musk Ryanair #Starlink pesawat #CEO Ryanair Michael OLeary #Perseteruan Elon Musk