Anker Bangun Dua Ekosistem Baru, Satukan Produk AI hingga Smart Home

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 14:50 WIB
Anker Innovations melakukan perubahan besar dalam strategi bisnisnya dengan menyatukan lima merek yang selama ini dikembangkan secara terpisah ke dalam satu nama, yakni Anker. (Dok. Anker)
Anker Innovations melakukan perubahan besar dalam strategi bisnisnya dengan menyatukan lima merek yang selama ini dikembangkan secara terpisah ke dalam satu nama, yakni Anker. (Dok. Anker)

 

 

LombokPost-Anker Innovations melakukan perubahan besar dalam strategi bisnis dengan menyatukan lima merek yang selama ini dikembangkan secara terpisah ke dalam satu nama, Anker. Konsolidasi itu dilakukan seiring perkembangan kecerdasan buatan (AI), robotik, dan teknologi yang semakin terintegrasi.

Pengumuman tersebut disampaikan Anker di Berlin, Jerman, 3 September 2026. Lima merek yang akan secara bertahap berada di bawah payung Anker meliputi Anker untuk produk charging, eufy di sektor smart home, soundcore untuk audio, SOLIX untuk energi, serta eufyMake untuk perangkat kreatif.

Pendiri sekaligus CEO Anker Innovations Steven Yang mengatakan, perubahan strategi dilakukan karena batas antara berbagai kategori teknologi semakin tidak terlihat.

"Merek per kategori masuk akal ketika kategori-kategorinya masih terpisah. Sekarang tidak lagi. Satu merek, satu janji, Ultimate Innovation, kini disatukan di seluruh produk yang kami buat,” ungkap Steven Yang dalam keterangannya.

Baca Juga: Menkomdigi Usung Meaningful AI, Teknologi Harus Menjawab Kebutuhan Publik

Konsolidasi tersebut juga memungkinkan perusahaan memusatkan investasi dan pengembangan produk pada satu identitas merek. Peralihan akan dilakukan secara bertahap. Produk baru menjadi yang pertama menggunakan nama Anker, sedangkan produk yang telah beredar akan mengikuti seiring waktu.

Dalam strategi baru itu, produk Anker dikelompokkan ke dalam dua ekosistem utama, yakni Anker For You dan Anker for Home.

Anker For You mencakup teknologi untuk aktivitas sehari-hari, seperti charging, audio, personal health, dan perangkat kreatif. Sementara Anker for Home berfokus pada perangkat yang mendukung rumah lebih cerdas dan mandiri, termasuk sistem keamanan, robotik, serta solusi energi rumah.

Salah satu teknologi yang masuk dalam strategi tersebut adalah Anker MindBase. Hub AI lokal itu dirancang menjadi pusat kendali berbagai perangkat di dalam rumah sekaligus memungkinkan pemrosesan AI dan penyimpanan data dilakukan secara lokal.

MindBase mengandalkan tiga kemampuan utama, yakni koneksi antarperangkat, kecerdasan lokal, dan memori. Sistem itu juga dirancang kompatibel dengan perangkat Matter dari berbagai merek serta dapat bekerja bersama sejumlah platform rumah pintar.

Anker turut memperluas penerapan AI melalui chip THUS yang dikembangkan untuk menjalankan pemrosesan AI langsung di perangkat. Teknologi itu kini digunakan pada sejumlah perangkat audio baru, termasuk headphone dan earbuds.

Di sektor robotik, Anker memperkenalkan sejumlah perangkat, antara lain robot vacuum Omni E35 dan Robot Lawn Mower S2 Max. Perusahaan juga mengembangkan Solarbank Max, sistem penyimpanan energi yang menggabungkan panel surya dengan kemampuan pengelolaan energi berbasis AI.

Untuk pasar Indonesia, sejumlah produk baru Anker dijadwalkan meluncur pada akhir Oktober 2026. Produk tersebut mencakup perangkat charging dan audio terbaru serta berbagai perangkat smart home.

Anker mengembangkan solusi digital yang mencakup media, interactive advertising, performance advertising, hingga AI-powered experience. Portofolio teknologinya meliputi Interactive Rich Media, Interactive Video, contextual audience, location targeting, performance advertising, dan AI-Xperience.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
Anker Innovations eufy soundcore smart home kecerdasan buatan