LombokPost - Jannik Sinner masih larut dalam euforia usai menjuarai Monte-Carlo Masters 2026. Petenis Italia itu mengaku butuh waktu untuk benar-benar menyadari pencapaiannya setelah mengalahkan rival utamanya, Carlos Alcaraz, di final Minggu waktu setempat.
Kemenangan tersebut terasa sangat spesial. Selain menjadi gelar ATP Masters 1000 pertama Sinner di lapangan tanah liat, trofi ini juga memastikan dirinya kembali ke posisi nomor satu dunia di ranking ATP.
“Saya terkejut dengan cara yang sangat baik, dan kemenangan ini sangat berarti bagi saya. Saya masih butuh sedikit waktu untuk menyadari apa yang terjadi,” ujar Sinner.
Baca Juga: Samai Rekor Big 3! Jannik Sinner Tembus Semifinal Monte-Carlo Usai Kalahkan Felix Auger-Aliassime
Performa Sinner sepanjang musim 2026 memang luar biasa. Setelah mencetak ‘Sunshine Double’ dengan menjuarai Indian Wells dan Miami, ia kini melengkapi dominasinya dengan gelar di Monte-Carlo. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan Novak Djokovic sebagai pemain yang mampu memenangi tiga turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim.
Sinner menegaskan bahwa kesuksesannya bukan datang secara instan. Ia menyebut konsistensi latihan dan perbaikan detail kecil sebagai kunci peningkatan performanya.
“Setiap hari saya mencoba berkembang menjadi pemain yang lebih baik. Kami menyesuaikan hal-hal kecil, seperti strategi melawan setiap lawan, dan itu membuat perbedaan besar,” jelasnya.
Baca Juga: Rekor Gila Jannik Sinner Terhenti! Tomas Machac Patahkan 37 Set Beruntun di Monte-Carlo
Kemenangan atas Alcaraz juga menjadi sinyal penting dalam rivalitas keduanya. Sinner kini mencatatkan kemenangan beruntun atas petenis Spanyol itu untuk pertama kalinya sejak 2023, sekaligus memperkecil ketertinggalan dalam rekor pertemuan menjadi 7-10.
Meski menang, Sinner tetap mewaspadai perkembangan Alcaraz ke depan. Ia menilai rivalnya akan kembali lebih kuat di pertemuan berikutnya.
“Dia pasti akan memperbaiki banyak hal. Saya juga harus siap untuk itu,” kata Sinner.
Dalam momen penyerahan trofi, Sinner bahkan memberikan pujian khusus kepada Alcaraz yang dinilainya sebagai salah satu pemain terbaik generasi baru dengan pencapaian luar biasa di usia muda.
Kemenangan ini mempertegas status Sinner sebagai pemain paling konsisten di awal musim 2026 dengan rekor 24-2. Ia kini menjadi pusat perhatian dalam persaingan tenis dunia, terutama menjelang rangkaian turnamen besar di lapangan tanah liat Eropa.
Editor : Rury Anjas Andita