LombokPost - Carlos Alcaraz resmi mengundurkan diri dari Madrid Open 2026. Keputusan ini menjadi kabar pahit bagi petenis Spanyol tersebut, sekaligus pukulan besar dalam persaingan perebutan peringkat 1 dunia.
Melalui pernyataan di media sosial, Alcaraz mengaku sangat berat mengambil keputusan tersebut. Madrid, yang menjadi salah satu turnamen “rumah” baginya, selalu memiliki makna spesial dalam perjalanan kariernya.
“Ini sangat menyakitkan tidak bisa bermain di sini untuk tahun kedua berturut-turut, apalagi di depan publik sendiri,” ungkap Alcaraz.
Baca Juga: Cedera Pergelangan Tangan, Carlos Alcaraz Mundur dari Barcelona Open, Gagal Kejar Ranking 1 Dunia
Petenis berusia 22 tahun itu memang memiliki kenangan manis di Madrid. Ia pernah meraih gelar juara beruntun pada 2022 dan 2023, serta mencatat rekor impresif 15 kemenangan dan hanya dua kekalahan di turnamen tersebut.
Namun kondisi fisik memaksanya menepi. Cedera pergelangan tangan yang dialami saat tampil di Barcelona Open ternyata lebih serius dari perkiraan awal. Alcaraz bahkan harus mundur sebelum melakoni laga babak kedua di Barcelona.
“Dari hasil pemeriksaan, cedera ini sedikit lebih serius dari yang kami kira. Saya harus mendengarkan tubuh saya dan melakukan yang terbaik agar tidak berdampak ke masa depan,” jelasnya.
Absennya Alcaraz di Madrid tentu berdampak besar pada peta persaingan musim ini. Dengan rekor 22-3 sepanjang 2026, ia sebenarnya tengah berada dalam performa kompetitif, meski baru saja kalah dari rivalnya, Jannik Sinner, di final Monte-Carlo Masters.
Keputusan mundur ini juga membuka peluang besar bagi Sinner untuk semakin mengukuhkan posisinya di puncak peringkat ATP. Di sisi lain, Alcaraz kini dihadapkan pada tantangan menjaga kebugaran menjelang turnamen besar berikutnya, termasuk French Open.
Fokus utama Alcaraz saat ini adalah pemulihan penuh. Dengan musim lapangan tanah liat masih panjang, ia diharapkan bisa kembali dalam kondisi terbaik untuk melanjutkan rivalitas panas dengan Sinner yang tengah mendominasi.
Editor : Rury Anjas Andita