LombokPost – Aryna Sabalenka datang ke Mutua Madrid Open 2026 dengan status yang sulit digoyang. Petenis nomor satu dunia itu belum tersentuh kekalahan dalam hampir tiga bulan terakhir dan kini membidik gelar keempatnya di Caja Mágica.
Jika sukses, Sabalenka akan melampaui rekor Petra Kvitova sebagai peraih gelar terbanyak di Madrid. Namun, undian turnamen kali ini menghadirkan jalan yang jauh dari kata mudah.
Kuarter 1: Ancaman Awal dan Potensi Duel Ulangan
Sabalenka akan membuka langkah menghadapi pemenang duel antara Peyton Stearns dan Lois Boisson—dua pemain yang punya rekam jejak solid di lapangan tanah liat.
Baca Juga: Novak Djokovic Mundur dari Madrid Open 2026, Cedera Bahu Belum Pulih, Fokus Comeback di Roma
Di babak 16 besar, potensi laga ulang kontra Naomi Osaka bisa terjadi. Sebelumnya, Sabalenka menang straight set atas Osaka di Indian Wells.
Nama lain seperti Belinda Bencic hingga Diana Shnaider berpotensi menjadi batu sandungan menuju perempat final.
Kuarter 2: Swiatek Cari Momentum
Di bagian lain undian, Iga Swiatek datang dengan misi bangkit. Juara Roland Garros itu masih mencari performa terbaiknya musim ini.
Swiatek bisa langsung mendapat ujian dari Daria Kasatkina, sementara ancaman lanjutan datang dari Elina Svitolina dan rising star Mirra Andreeva di fase krusial.
Kuarter 3: Gauff vs Pegula Berpotensi Panas
Kuarter ini dipenuhi duel sesama Amerika. Coco Gauff dan Jessica Pegula berpotensi bentrok di perempat final—yang bisa jadi pertemuan pertama mereka di clay.
Selain itu, nama seperti Victoria Mboko dan Marta Kostyuk siap mencuri perhatian.
Kuarter 4: Rybakina Siap Jegal dari Bawah
Ancaman terbesar Sabalenka datang dari sektor bawah, dihuni unggulan kedua Elena Rybakina.
Rybakina baru saja juara di Stuttgart dan berpotensi bertemu Amanda Anisimova di perempat final. Namun, jalur ini juga dipenuhi nama berbahaya seperti Jelena Ostapenko, Madison Keys, hingga Zheng Qinwen.
Jalan Menuju Gelar: Konsistensi vs Tekanan
Dengan performa impresif sepanjang 2026, Sabalenka tetap menjadi favorit utama. Namun, kombinasi pengalaman, kekuatan, dan momentum para rival membuat perburuan gelar di Madrid kali ini diprediksi menjadi salah satu yang paling sengit dalam kalender WTA.
Apakah dominasi Sabalenka akan berlanjut, atau justru runtuh di tengah kepungan pemain elite?
Editor : Rury Anjas Andita