LombokPost – Kejutan besar terjadi di Mutua Madrid Open 2026. Petenis Austria Anastasia Potapova secara dramatis menyingkirkan unggulan kedua Elena Rybakina dan melaju ke perempat final.
Dalam duel yang berakhir lewat tengah malam, Potapova menang straight set 7-6(8), 6-4 dalam waktu 1 jam 53 menit. Ia bahkan harus menyelamatkan set point di set pertama dan bangkit dari ketertinggalan di set kedua.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Potapova atas pemain Top 5 sepanjang kariernya, sekaligus mengantarkannya ke perempat final WTA 1000 untuk keempat kali.
“Saya mendapat kesempatan kedua di turnamen ini dan mencoba memanfaatkannya sebaik mungkin,” ujar Potapova usai laga.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Potapova sempat unggul lebih dulu sebelum Rybakina membalikkan keadaan. Namun di momen krusial, Potapova menunjukkan mental baja.
Set pertama ditentukan lewat tie-break sengit. Potapova akhirnya mengunci kemenangan setelah backhand winner dramatis sambil terjatuh, menutup set dalam 63 menit penuh tekanan.
Baca Juga: Laureus Awards 2026: Aryna Sabalenka Terdiam dan Merinding Raih Atlet Wanita Terbaik Dunia
“Saya tidak berpikir apa-apa saat itu. Hanya refleks. Tubuh saya bergerak sendiri,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, pertandingan diwarnai banyak kesalahan sendiri dari kedua pemain. Total 62 error tercatat, dengan Rybakina menyumbang lebih dari separonya.
Di set kedua, Rybakina sempat unggul 4-2. Namun Potapova bangkit, menyamakan skor, lalu merebut momentum dengan permainan agresif untuk mengunci kemenangan.
Selanjutnya, Potapova akan menghadapi mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova yang sebelumnya mengalahkan Solana Sierra.
Laga ini menjadi peluang emas bagi keduanya, terutama setelah tersingkirnya Coco Gauff dan Rybakina dari jalur undian tersebut.
Jika mampu menang, Potapova akan mencetak sejarah mencapai semifinal WTA 1000.
“Saya tidak ingin berhenti sampai di sini. Saya ingin terus berkembang dan mendekati level para pemain top,” tegasnya.
Kemenangan ini juga memperbaiki catatannya melawan juara Grand Slam menjadi 8-20, sekaligus menjadi pertama kalinya ia mengalahkan lebih dari satu juara Grand Slam dalam satu turnamen.
Madrid Open 2026 pun semakin penuh kejutan—dan Potapova kini menjadi pusat perhatian.
Editor : Rury Anjas Andita